Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kemenkop Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi di Akhir 2026

Kemenkop Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi  di Akhir 2026 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, melaporkan progres pembangunan dan pengoperasianKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di depan Komisi VI DPR RI.

Ia menyampaikan hingga saat ini KDKMP yang telah selesai 100% pembangunan fisik berupa gudang, gerai dan alat kelengkapan lainnya sebanyak 12.533 unit dan yang sedang berjalan konstruksinya sebanyak 22.737 unit.

Kementeriannya bertekad untuk mengejar target operasionalisasi KDKMP sebanyak 30 ribuan unit pada Agustus 2026 sebagai lanjutan atas beroperasinya 1.061 KDKMP.

"Sampai akhir tahun 2026 ini kami harapkan jumlah koperasi desa kelurahan Merah Putih yang beroperasi sebanyak 40 ribuan," kata dia dalam rapat kerja (Raker) bersama DPR RI Komisi VI di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ferry menegaskan pihaknya berkomitmen untuk memastikan proses operasionalisasi KDKMP di berbagai daerah yang telah rampung pembangunan fisiknya dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu monitoring dan evaluasi terus dilakukan bersamaan dengan upaya penguatan ekosistem dan kelembagaan koperasi.

Ia juga memastikan bahwa perhatian terhadap koperasi eksisting akan tetap menjadi prioritas agar KDKMP dan koperasi-koperasi yang sudah ada dapat berjalan beriringan dalam rangka mendorong peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat. 

Baca Juga: Kemenkop Usul Tambahan Anggaran Rp1,34 Triliun untuk Kawal Program KDKMP di 2027

Baca Juga: Menkop Ferry Tegaskan Pentingnya Kemitraan Swasta dan Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan

Di sisi lain pengawasan terhadap koperasi juga akan terus ditingkatkan agar risiko penyalahgunaan wewenang dari para pengurus koperasi dapat dimitigasi.

"Kemenkop juga akan melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap koperasi bermasalah, sebab selain mengurusi KDKMP kami tetap mendampingi koperasi eksisting agar mereka juga tetap memiliki kemampuan berdaya saing tinggi," ulasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra