Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Angkat Bicara soal Pengakuan Mama Yasinta Moiwend, Dandhy Laksono: Kita Tak Pernah Benar-Benar Tahu apa yang Dialaminya

        Angkat Bicara soal Pengakuan Mama Yasinta Moiwend, Dandhy Laksono: Kita Tak Pernah Benar-Benar Tahu apa yang Dialaminya Kredit Foto: Instagram/Dandhy Laksono
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sutradara film dokumenter 'Pesta Babi' Dandhy Laksono bersama rekannya, Cypri Dale, memberikan respons terbuka terkait pengakuan mengejutkan dari 'Mama' Yasinta Moiwend.

        Tokoh adat Papua yang menjadi salah satu figur sentral dalam dokumenter "Pesta Babi" tersebut sebelumnya mengaku merasa dijebak dan diperdaya karena tidak mengetahui bahwa keterlibatannya akan digunakan untuk menyoroti Proyek Strategis Nasional (PSN) di tanah Papua.

        Menanggapi polemik yang menggelinding di media sosial tersebut, Dandhy Laksono meminta publik untuk tidak terburu-buru menghakimi posisi Mama Yasinta Moiwend.

        "Kawan-kawan semua, kita tak pernah benar-benar tahu apa yang dialami Mama Yasinta Moiwend di pedalaman Papua sana. Apa pun yang muncul di media sosial, sepertinya kita perlu menahan diri untuk tidak menghakimi beliau," ujar Dandhy dalam pernyataan resminya bersama Cypri Dale, Senin (25/5/2026).

        Dandhy menegaskan, pihaknya memilih untuk menghormati apa pun dinamika pernyataan yang dikeluarkan oleh Mama Yasinta saat ini.

        "Bahkan jika semua yang disampaikan murni atas kehendak sendiri, bukankah setiap orang berhak membuat pilihan?" imbuh sutradara yang dikenal lewat berbagai karya dokumenter sosial-lingkungan tersebut.

        Kasus ini mencuat setelah potongan video pengakuan Mama Yasinta beredar luas di platform digital. Dalam video tersebut, sang tokoh adat menyatakan keberatan dan mengaku tidak mendapat informasi utuh mengenai arah politik dari film dokumenter "Pesta Babi" yang ikut menyeret namanya dalam pusaran kritik terhadap proyek strategis pemerintah di Papua.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: