Kredit Foto: Inovasi Muda
Inovasi Muda menandatangani kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk mengembangkan program berbasis keberlanjutan, mulai dari riset daerah, penguatan inovasi generasi muda, hingga pengembangan green jobs.
Kerja sama yang diteken bersama Bupati Majalengka Eman Suherman itu difokuskan pada pengembangan program berbasis kebutuhan masyarakat, pemetaan potensi daerah, serta penguatan kolaborasi multipihak di tingkat lokal.
Dalam kegiatan tersebut, Inovasi Muda juga memperkenalkan program “Majalengka Emas” melalui skema “Tukar Jelantah Jadi Rupiah” yang mendorong masyarakat mengumpulkan minyak jelantah rumah tangga untuk dikonversi menjadi nilai ekonomi.
Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 60 kilogram minyak jelantah dan 50 kilogram sampah berhasil dikumpulkan melalui sistem komunitas dan bank sampah.
Kegiatan turut diramaikan layanan sosial seperti pasar sembako murah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan layanan administrasi kependudukan.
Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pembangunan daerah berbasis inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Indonesia Berpotensi Kuasai US$600 Miliar Ekonomi Digital ASEAN
Baca Juga: OJK Dorong Pasar Modal dan Ekonomi Hijau Biayai Kebutuhan Dana Rp8.600 Triliun RI
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang lebih inovatif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Chairwoman Inovasi Muda Restu Andini mengatakan program yang dikembangkan tidak hanya menyasar isu sosial dan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru berbasis keberlanjutan.
“Kami ingin menghadirkan program yang mampu membuka peluang green jobs, memperkuat kapasitas generasi muda, serta mendorong lahirnya inovasi daerah yang berkelanjutan,” kata Restu.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: