Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        256 Ribu Lolos SNBT 2026, Orang Tua Ramai Komplain!

        256 Ribu Lolos SNBT 2026, Orang Tua Ramai Komplain! Kredit Foto: ChatGPT/Belinda Safitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 berlangsung akuntabel dan menjunjung tinggi integritas.

        Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok, menyampaikan bukti nyata komitmen tersebut. Ia mengungkapkan bahwa banyak anak dari rektor maupun pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tidak lolos seleksi.

        "Kami pastikan pelaksanaan seleksi ini berlangsung dengan akuntabel dan penuh integritas. Buktinya apa?" ucap Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026 Prof Dr Ir Eduart Wolok dalam konferensi pers Hasil SNBT yang digelar secara hybrid, dikutip Selasa (26/5).

        "Kalo ada buktinya apa akuntabel dan berintegritas, banyak terdapat anak para rektor-pimpinan PTN yang tidak lulus SNBT. Padahal yang menetapkan kelulusan adalah para rektor," imbuhnya.

        Pada pelaksanaan tahun ini, persentase peserta yang diterima melalui jalur ujian tulis mencapai 29,42 persen. Dari total 871.496 pendaftar, sebanyak 256.369 orang dinyatakan lolos.

        Pihak panitia pelaksana juga mengakui bahwa mereka terkadang masih sering menerima berbagai bentuk keluhan atau komplain dari kalangan masyarakat, terutama dari para orang tua murid yang sangat berharap agar anak-anak mereka dapat diterima kuliah di PTN pilihan mereka.

        Eduart yang juga menjabat Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia menegaskan bahwa kuota penerimaan mahasiswa tidak ditentukan berdasarkan keinginan pribadi pimpinan PTN. Daya tampung program studi telah disesuaikan dengan sarana, prasarana, sumber daya manusia, dan kesiapan kampus.

        Baca Juga: Sindikat Joki UTBK SNBT Keciduk, Prodi Kedokteran Jadi Sarang Kecurangan

        Baca Juga: Lolos SNBT 2026? Ini Cara Daftar Ulang dan Hal Penting yang Wajib Diperhatikan

        Ia juga menjelaskan mekanisme pengalihan kuota antarjalur seleksi. Misalnya, kuota awal SNBP untuk diploma 3 sebesar 15.758, namun hanya 11.726 yang daftar ulang. Sekitar 4 ribu kursi kosong kemudian dialihkan ke jalur SNBT, sehingga kuota awal 21 ribu meningkat menjadi 25 ribu.

        "Andaikan nanti di SNBT ada kuota yang tidak terisi, maka kuota itu akan dialihkan ke seleksi mandiri. Jadi bukan kita menambah-nambahkan kuota jalur mandiri, tetapi adalah memenuhi kuota awal yang sudah ditetapkan," imbuh Eduart.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: