Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh, OJK Siapkan Roadmap Jangka Panjang

        Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh, OJK Siapkan Roadmap Jangka Panjang Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyusun roadmap industri Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro (PVML) syariah sebagai panduan pengembangan industri dalam jangka panjang. Dokumen tersebut akan memuat arah kebijakan strategis, termasuk penguatan tata kelola, manajemen risiko, perlindungan konsumen, hingga penguatan ekosistem industri guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

        Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK, Agusman, mengatakan roadmap tersebut disiapkan untuk memperkuat fondasi industri PVML syariah di tengah pertumbuhan aset dan pembiayaan yang masih positif.

        Roadmap PVML Syariah memuat arah kebijakan strategis untuk pengembangan industri ke depan, antara lain mencakup penguatan tata kelola, manajemen risiko, perlindungan konsumen, serta penguatan elemen ekosistem,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis, Jumat (29/5/2026).

        Ia menilai dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai panduan kebijakan, tetapi juga menjadi acuan arah pengembangan industri dalam jangka panjang.

        Baca Juga: OJK Catat Gadai Syariah Tumbuh 35,38 Persen

        Baca Juga: OJK: Hasil Investasi Asuransi Syariah Negatif akibat IHSG Anjlok

        Roadmap ini juga akan menjadi panduan arah pengembangan industri PVML syariah, termasuk proyeksi dan sasaran pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.

        Berdasarkan data OJK, per Maret 2026 kinerja industri PVML syariah masih menunjukkan pertumbuhan positif. Aset industri tercatat mencapai Rp131,46 triliun atau meningkat 11,4% secara tahunan (year on year/YoY), sementara pembiayaan tumbuh 8,46% menjadi Rp121,18 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: