Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Youtuber Lumpuh Usai Konsumsi Whip Pink Berlebihan, Bareskrim Periksa Influencer dan Konsumen Besar

        Youtuber Lumpuh Usai Konsumsi Whip Pink Berlebihan, Bareskrim Periksa Influencer dan Konsumen Besar Kredit Foto: Antara/Didik Suhartono
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah influencer dan Youtuber terkait kasus penyalahgunaan gas tertawa atau nitrous oxide (N2O) merek Whip Pink. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Youtuber pria berinisial AM (29).

        AM memenuhi panggilan kedua penyidik di Markas Besar Polri pada Senin (25/5/2026). Dalam pemeriksaan itu, AM mengaku mengalami kelumpuhan sementara pada bagian bawah tubuhnya akibat konsumsi Whip Pink secara berlebihan.

        "AM mengalami lumpuh temporer hingga terjatuh di tangga rumahnya," ujar Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap, Jumat (29/5/2026).

        Zulkarnain menjelaskan bahwa gas tersebut membuat korban kehilangan kontrol penuh atas anggota gerak tubuhnya, terutama kedua kaki. Kondisi itu bahkan memaksa AM menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di kawasan Tangerang, Banten.

        Hingga kini, AM masih berada dalam fase pemulihan medis. Di hadapan penyidik, ia mengungkap bahwa pertama kali mengenal Whip Pink di sebuah kelab malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

        Di tempat hiburan itu, gas N2O disalahgunakan dengan cara dimasukkan ke dalam balon lalu dihirup, atau dikenal dengan istilah "ngebalon". Setelah ketagihan, AM memesan pasokan gas secara langsung melalui Instagram yang kemudian diarahkan ke kontak WhatsApp admin penjualan Whip Pink.

        AM tercatat rutin melakukan transaksi pembelian produk tersebut sejak Januari hingga Maret 2026 untuk konsumsi pribadi di rumah. Kepolisian menegaskan bahwa penggunaan gas N2O secara langsung tanpa pengawasan medis sangat berbahaya bagi kesehatan.

        "Keterangan ahli dari Kemenkes RI terhadap dampak penggunaan gas N2O secara langsung menunjukkan dapat mengakibatkan Neuropati Perifer, yaitu kerusakan pada jaringan saraf tepi di luar otak. Gejala klinisnya meliputi mati rasa, kesemutan hebat, hingga kehilangan total koordinasi motorik tubuh," kata Zulkarnain.

        Sebelum memeriksa para konsumen, Bareskrim telah menggerebek perusahaan produsen Whip Pink, yakni PT Suplaindo Sukses Sejahtera (SSS). Kini penyidikan meluas ke lini hilir dengan memanggil para konsumen besar.

        Selain AM, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap selebgram wanita berinisial ZNM. Nama ZNM viral di media sosial setelah video dirinya sedang "ngebalon" menggunakan tabung Whip Pink tersebar luas.

        Baca Juga: Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Narkoba Cartridge Vape Etomidate di Cengkareng

        "Subdit 3 melakukan pemanggilan beberapa konsumen yang melakukan pembelian tabung Whip Pink, salah satunya adalah influencer platform Instagram tersebut," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso.

        Kepolisian mengantongi data empat konsumen besar lain yang berdomisili di Jakarta dan Tangerang, yakni RV (29), CD (29), APG (21), dan AM. Beberapa di antaranya terdeteksi memiliki rekam jejak transaksi pembelian hingga ratusan kali dalam periode singkat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: