Jamaah Haji 2026 Mulai Pulang, Ini Doa yang Diajarkan Rasulullah Saat Menyambut Mereka
Kredit Foto: Kemehaj
Fase puncak ibadah haji 1447 Hijriah telah berakhir dan jamaah Indonesia kini mulai dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air. Momen kepulangan ini menjadi saat yang penuh kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menanti kerabat mereka kembali dari Tanah Suci.
Di tengah tradisi menyambut jamaah haji dengan ucapan selamat dan syukuran, ternyata Islam juga mengajarkan amalan khusus yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Salah satunya adalah membaca doa untuk orang yang baru menyelesaikan ibadah haji.
Doa tersebut berisi permohonan agar ibadah haji yang dilakukan diterima Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, dan seluruh biaya yang telah dikeluarkan diganti dengan keberkahan. Lafal doa ini juga tercatat dalam sejumlah kitab ulama klasik.
Doa yang dianjurkan untuk dibaca saat menyambut jamaah haji adalah:
"Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka."
Artinya, "Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu."
Doa tersebut diriwayatkan dari kisah seorang pemuda yang berpamitan kepada Rasulullah SAW untuk menunaikan ibadah haji. Setelah kembali dari perjalanan sucinya, Rasulullah menyambutnya dengan doa yang penuh keberkahan tersebut.
Dilansir dari NU Online, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa itu berasal dari riwayat yang dikutip dari Kitab Ibnu Sunni melalui sahabat Abdullah bin Umar. Riwayat tersebut menjadi salah satu dasar anjuran mendoakan orang yang baru pulang haji.
Selain doa tersebut, terdapat pula doa lain yang memiliki keutamaan besar bagi jamaah haji dan orang-orang di sekitarnya. Doa itu berbunyi:
"Allâhummaghfir lil hâjj, wa li man istaghfara lahul hâjj."
Artinya, "Ya Allah, ampunilah dosa jamaah haji ini dan dosa orang yang dimintakan ampun oleh jamaah haji ini."
Doa kedua ini berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA dan disebutkan pula oleh Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar. Menurut Imam Al-Hakim, hadis tersebut dinilai sahih berdasarkan syarat hadis yang digunakan Imam Muslim.
Baca Juga: Setelah Jemaah Haji Pulang, Giliran Yaqut Hadapi Meja Hijau
Dengan dimulainya fase pemulangan jamaah haji Indonesia, umat Islam dianjurkan tidak hanya menyampaikan ucapan selamat. Mendoakan para tamu Allah yang baru kembali dari Tanah Suci juga menjadi bagian dari sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Kepulangan jamaah haji bukan sekadar akhir dari perjalanan ibadah, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan berbagi keberkahan dengan keluarga serta masyarakat sekitar. Karena itu, menyambut mereka dengan doa terbaik menjadi amalan yang patut dijaga dan dilestarikan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: