Kredit Foto: Cita Auliana
Realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp88,15 triliun hingga 31 Mei 2026. Anggaran tersebut telah digunakan untuk melayani 63,13 juta penerima manfaat melalui 29.670 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Program MBG menjadi salah satu belanja prioritas pemerintah yang terus dipercepat pada lima bulan pertama tahun ini.
“Realisasi anggaran program bergizi gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima dan 29.670 SPPG,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026).
Realisasi MBG berlangsung di tengah percepatan belanja negara yang hingga Mei 2026 mencapai Rp1.365,4 triliun atau tumbuh 34,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Belanja kementerian/lembaga tercatat Rp517,7 triliun atau naik 58,9%, sedangkan belanja non-kementerian/lembaga mencapai Rp546 triliun atau tumbuh 47%.
Menurut Purbaya, pemerintah berupaya menjaga agar belanja negara tidak terkonsentrasi pada akhir tahun, melainkan mengalir lebih cepat ke perekonomian melalui berbagai program prioritas.
Selain MBG, pemerintah juga menyalurkan subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp203,7 triliun hingga Mei 2026. Realisasi tersebut terdiri atas subsidi Rp94,8 triliun dan kompensasi Rp108,9 triliun.
Baca Juga: Anggaran Tersisa Rp268 Triliun, BGN Bongkar Strategi Hemat Besar-Besaran demi Selamatkan Program MBG
Baca Juga: BGN Pasang Kombinasi Auditor dan Ahli Teritorial untuk Jaga Program MBG
Di sisi fiskal, percepatan belanja berlangsung seiring perbaikan penerimaan negara. Hingga Mei 2026, penerimaan pajak tumbuh 22,1% menjadi Rp834,4 triliun, sementara pendapatan negara secara keseluruhan meningkat 19,1%. Kondisi tersebut menjaga defisit APBN pada level Rp180,4 triliun atau sekitar 0,7% terhadap PDB.
Pemerintah juga mencatat surplus keseimbangan primer sebesar Rp58,6 triliun hingga akhir Mei 2026. Menurut Purbaya, kondisi tersebut menunjukkan kesinambungan fiskal tetap terjaga meski pemerintah mempercepat realisasi belanja untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri