Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Era Baru Energi: 100% Bensin & Solar dari Sawit Mulai Juli 2026

        Era Baru Energi: 100% Bensin & Solar dari Sawit Mulai Juli 2026 Kredit Foto: Youtube Perekonomian RI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah menargetkan penghentian seluruh impor bensin dan solar. Ia menyebut ke depan kebutuhan bahan bakar akan dipenuhi dari dalam negeri dengan memanfaatkan minyak sawit mentah (CPO).

        Karena rencana tersebut, pemerntah kn tengah mendapatkan banyak tekanan dari berbagai pihak.

        Hal ini disampaikan Amran dalam kuliah umum di Universitas Halu Oleo, Sulawesi Tenggara, Sabtu (6/6/2026).

        “Nantinya 100 persen enggak ada impor, bensinnya dari sawit solarnya dari sawit. Inilah kita diganggu terus, inilah kita diganggu terus,” kata Amran, dikutip Senin (89/6).

        Amran menuturkan Indonesia merupakan produsen CPO terbesar dunia. Pemerintah bahkan telah meminta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengolah CPO menjadi bensin. Dengan teknologi yang dikembangkan ITS, CPO tidak hanya bisa diolah menjadi biodiesel, tetapi juga bensin.

        Saat ini pemerintah menjalankan program mandatory B40, yakni campuran 60 persen solar dan 40 persen biosolar. Amran menyebut tahun ini Indonesia tidak lagi mengimpor 5 juta ton solar. 

        Presiden Prabowo Subianto disebut berani memutuskan impor solar dihentikan total mulai 1 Juli 2026. Dari kebijakan B40, persentase biosolar akan ditingkatkan menjadi B50.

        “Wassalam, 1 Juli tutup enggak ada impor solar,” tutur Amran.

        Amran juga mendorong perguruan tinggi, termasuk Universitas Halu Oleo, untuk berkontribusi dalam hilirisasi sawit. Ia mencontohkan keberhasilan ITS yang melahirkan industri baru setelah menemukan inovasi.

        Baca Juga: Era Baru BBM: Campuran Etanol 5% Siap Guncang Pasar

        “Pak Rektor kalau bisa yang membidangi, apa kita kerjasama. Ini kemarin (ITS) begitu berhasil kami dirikan industri,” kata Amran.

        ITS sendiri telah mengembangkan Benwit RON 90, bensin biogasolin berbasis sawit. Menurut ketua tim riset Hosta Ardhyananta, energi dari Benwit bisa menghemat 10 persen konsumsi BBM nasional. Dari 10 kilogram CPO dapat dihasilkan 5 liter bensin. Saat ini Benwit diuji coba pada sepeda motor dan mobil dengan metode blending bersama bensin konvensional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: