Kredit Foto: PTPP
PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memperoleh kontrak pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju Tengah senilai Rp143,09 miliar. Proyek milik Kementerian Kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemerataan layanan kesehatan sekaligus mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas layanan dasar masyarakat.
Berdasarkan kontrak yang diperoleh perseroan, proyek pembangunan RSUD Mamuju Tengah memiliki nilai Rp143,09 miliar termasuk PPN dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan serta masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.
Pembangunan rumah sakit tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di Kabupaten Mamuju Tengah melalui program peningkatan kelas rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C. Dengan peningkatan status tersebut, rumah sakit akan memiliki kapasitas layanan yang lebih lengkap, mulai dari pelayanan rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga berbagai fasilitas penunjang medis lainnya.
Proyek ini menjadi salah satu investasi pemerintah di sektor kesehatan yang diarahkan untuk memperkuat layanan publik di daerah. Kabupaten Mamuju Tengah yang berada di Provinsi Sulawesi Barat masih membutuhkan penguatan infrastruktur kesehatan guna meningkatkan akses dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Perolehan kontrak tersebut juga mencerminkan berlanjutnya belanja pemerintah pada sektor kesehatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Infrastruktur kesehatan menjadi salah satu fokus pembangunan nasional untuk memperluas akses layanan kesehatan di luar pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan pembangunan RSUD Mamuju Tengah diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“PTPP berkomitmen menghadirkan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Melalui proyek RSUD Mamuju Tengah ini, perseroan berharap dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat pemerataan fasilitas publik di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Joko Raharjo, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Menurut perseroan, proyek tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di sektor layanan dasar. Penguatan fasilitas kesehatan dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Baca Juga: PTPP Perkuat Strategi Bisnis Setelah Kantongi Kontrak Rp6,88 Triliun Hingga April 2026
Baca Juga: Pemerintah Kebut Sekolah Garuda, PTPP Garap Kampus Terintegrasi di Belitung Timur
Selain memperluas akses kesehatan, pembangunan rumah sakit juga berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru selama masa konstruksi, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan permintaan terhadap sektor pendukung konstruksi.
PTPP sendiri memiliki pengalaman dalam pembangunan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun fasilitas kesehatan lainnya. Perseroan menyatakan proyek RSUD Mamuju Tengah akan dikerjakan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta penyelesaian proyek sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: