Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Akses Pendidikan di Jabar Masih Terbatas, Butuh Kolaborasi Komunitas dan Masyarakat

        Akses Pendidikan di Jabar Masih Terbatas, Butuh Kolaborasi Komunitas dan Masyarakat Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        Keterbatasan akses dan sarana pendidikan masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Jawa Barat. Kondisi tersebut mendorong berbagai elemen masyarakat untuk berperan dalam memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda, termasuk komunitas Overlanding Indonesia Daerah Jawa Barat (OI Jabar).

        Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Kopi Darat Perdana Overlanding Indonesia Jawa Barat yang berlangsung di Laswi Heritage, Kota Bandung, Senin (8/6/2026). Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, perwakilan komunitas, serta anggota dari berbagai daerah di Jawa Barat.

        Dalam kegiatan tersebut, OI Jabar menetapkan program donasi pendidikan sebagai salah satu agenda prioritas organisasi. Program ini ditujukan untuk membantu anak-anak yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan minimnya sarana penunjang pembelajaran.

        Ketua Overlanding Indonesia Daerah Jawa Barat, Muhammad Ali Nurdin, mengatakan semangat overlanding tidak hanya berfokus pada perjalanan darat dan eksplorasi alam, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

        "Setiap perjalanan seharusnya membawa nilai dan manfaat. Kami ingin kehadiran Overlanding Indonesia Jawa Barat dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi para anggota, tetapi juga bagi masyarakat yang menjadi bagian dari perjalanan dan pengabdian kami. Pendidikan merupakan salah satu sektor yang kami pandang sangat penting untuk mendapat perhatian bersama," ujarnya.

        Menurut Ali, masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan. Karena itu, OI Jabar menginisiasi program donasi pendidikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

        Melalui program tersebut, OI Jabar akan menghimpun bantuan dari anggota, komunitas, perusahaan, dan berbagai mitra untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah yang membutuhkan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penyediaan sarana belajar dan akses pendidikan.

        Baca Juga: Atasi Masalah Sampah Bandung Raya, Pemprov Jabar dan Sumitomo Teken MoU PLTSa Legok Nangka Lewat Peran Kadin

        Baca Juga: DPRD Jabar Desak Pemprov Tuntaskan Temuan BPK, Tindak Lanjut Baru Capai 69,81 Persen

        Selain program pendidikan, OI Jabar juga menyiapkan sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan, seperti bakti sosial, penanaman pohon, serta program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan partisipasi anggota dan mitra.

        Kopi Darat Perdana OI Jawa Barat juga menjadi momentum konsolidasi organisasi di tingkat daerah. Mengusung tema "Aman, Nyaman, dan Barokah", kegiatan tersebut menjadi ajang penguatan sinergi antaranggota serta perumusan program kerja organisasi ke depan.

        "Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun Jawa Barat yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan," pungkas Ali.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: