Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        MBG Tetap Jalan, Isu Macetnya Anggaran Langsung Direspons Tegas Pemerintahan Prabowo

        MBG Tetap Jalan, Isu Macetnya Anggaran Langsung Direspons Tegas Pemerintahan Prabowo Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski sempat muncul laporan keterlambatan pencairan dana operasional di sejumlah dapur gizi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

        Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan persoalan tersebut telah ditangani dengan cepat dan tidak akan mengganggu keberlangsungan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

        Baca Juga: 'Saya yang Menentukan,' Trump Tegaskan Israel Harus Tunduk pada Kesepakatan Amerika dan Iran

        Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Lumajang, Della Ayu Faradhika, mengatakan pencairan dana bagi dapur-dapur yang terdampak sudah mulai dilakukan pada Senin sore.

        "Namun, per sore ini sudah dilakukan pencairan dana oleh BGN dan beberapa SPPG insya Allah akan beroperasional kembali Rabu," kata Della, dikutip Selasa (9/6).

        Sebelumnya, sebanyak 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lumajang sempat tidak beroperasi akibat kendala pencairan dana operasional.

        Namun kondisi tersebut dipastikan hanya bersifat sementara. Sejumlah pengelola dapur bahkan mengonfirmasi dana yang ditunggu sudah masuk sehingga pelayanan dapat kembali dilakukan.

        Mitra SPPG Sukosari Jatiroto, Bahrul mengatakan dapurnya hanya berhenti beroperasi selama satu hari.

        "Betul tadi tidak beroperasi, tapi besok operasional sudah jalan lagi, tadi dananya sudah masuk," ujarnya.

        Kepala BGN Nanik S Deyang juga membantah kabar yang menyebut pemerintah menghentikan operasional dapur MBG di berbagai daerah. Ia menegaskan tidak pernah ada instruksi resmi penghentian kegiatan dari BGN.

        "Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional," kata Nanik.

        Menurut Nanik, memang terdapat dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran. Namun hal tersebut tidak memengaruhi komitmen pemerintah untuk memastikan program MBG tetap berjalan.

        Ia juga meminta seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat agar hanya berpedoman pada informasi resmi yang disampaikan BGN.

        "Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," ujarnya.

        Baca Juga: 'Dicopot Langsung Ditangkap,' Sony Sanjaya Syok Gegara Jatuh dalam Satu Malam Akibat Korupsi MBG

        Langkah cepat BGN mencairkan dana dan memastikan dapur-dapur kembali beroperasi dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah berupaya menjaga stabilitas pelaksanaan MBG di tengah proses pembenahan tata kelola lembaga. Dengan dana yang mulai disalurkan kembali, operasional dapur gizi di daerah diharapkan dapat segera normal sehingga layanan kepada penerima manfaat tetap berjalan tanpa gangguan berkepanjangan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: