MBG Masuk Program Pendidikan Karakter, Siswa Disebut Ingin Program Terus Dilanjutkan
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang dijalankan pemerintah.
Program tersebut bahkan dimasukkan ke dalam konsep "7 Kebiasaan Indonesia Hebat" yang menjadi salah satu fondasi pembentukan karakter peserta didik.
Mu'ti menjelaskan kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.
Menurutnya, MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga membangun pola hidup sehat yang dapat mendukung proses pendidikan.
"Kemudian, terkait dengan MBG, kami tegaskan bahwa MBG ini merupakan bagian dari program kami yaitu '7 Kebiasaan Indonesia Hebat'," ujar Mu'ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Untuk mendukung implementasi program tersebut, Kemendikdasmen mengaku telah menyiapkan berbagai modul pendidikan karakter yang akan digunakan di sekolah-sekolah.
Pemerintah berharap pola makan sehat dapat menjadi kebiasaan yang tertanam sejak usia dini dan berlanjut hingga dewasa.
Di tengah berbagai kritik yang muncul terhadap MBG, Mu'ti mengungkapkan bahwa banyak siswa justru berharap program tersebut tetap berjalan.
Menurut laporan yang diterima pemerintah, para penerima manfaat menilai MBG membantu meningkatkan semangat belajar dan membuat mereka lebih rutin hadir di sekolah.
"Mereka menyatakan MBG terus dilanjutkan karena dampaknya sangat positif baik dalam hubungannya dengan tingkat kehadiran di sekolah maupun dalam hubungannya dengan motivasi belajar dan juga prestasi akademik," kata Mu'ti.
Pemerintah memandang respons positif dari para siswa menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi pelaksanaan program MBG.
Baca Juga: MBG 'Dirombak' dalam Sebulan, Termasuk SPPG yang Dijualbelikan
Dengan capaian penerima manfaat yang terus bertambah, pemerintah optimistis program tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga mendukung pembentukan karakter generasi muda Indonesia.
Melalui integrasi dengan program pendidikan karakter, MBG diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menciptakan generasi yang sehat, disiplin, dan memiliki kebiasaan hidup yang lebih baik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama