Amalan Minum Susu Putih saat 1 Muharram, Ternyata Ini Makna dan Doanya
Kredit Foto: Unsplash/ Charlotte May
Malam 1 Muharram selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah. Selain memperbanyak doa, dzikir, dan ibadah, terdapat satu amalan unik yang juga banyak diamalkan sebagian kalangan Muslim, yakni meminum susu putih setelah Maghrib pada malam pergantian tahun.
Tradisi ini ternyata bukan sekadar kebiasaan biasa. Di balik segelas susu putih yang diminum pada malam 1 Muharram, tersimpan makna simbolis tentang harapan akan kehidupan yang lebih baik, bersih, dan penuh keberkahan di tahun yang baru.
Melansir laman resmi NU Online, amalan minum susu putih pada malam 1 Muharram berasal dari tradisi yang diajarkan oleh Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, seorang ulama besar keturunan Rasulullah SAW yang sangat dihormati di Tanah Suci.
Menurut Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, susu putih melambangkan kesucian dan kebaikan. Karena itu, meminum susu putih pada malam Tahun Baru Islam dimaknai sebagai simbol memasuki tahun yang baru dengan hati yang bersih serta harapan akan limpahan kebaikan.
"Susu putih, sebagai simbol kebersihan dan nutrisi, menjadi metafora untuk tahun yang putih, bersih, dan dipenuhi dengan kebaikan."
Tradisi tersebut dilakukan setelah waktu Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum masuk waktu Subuh. Tata caranya pun cukup sederhana, yakni menyiapkan segelas susu hangat, lalu membaca doa sebelum meminumnya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! 9 Amalan 1 Muharram yang Diyakini Buka Pintu Keberkahan Setahun Penuh
Adapun doa yang dianjurkan untuk dibaca saat meminum susu putih pada malam 1 Muharram adalah:
أَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ وَزِدْنَا مِنْهُ
Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya."
Amalan ini tidak hanya dilakukan secara pribadi. Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki juga membiasakan tradisi tersebut bersama para santri dan murid-muridnya.
Bahkan, beliau turut membagikan susu putih kepada para santri agar mereka ikut memperoleh keberkahan yang sama dalam menjalani tahun yang akan datang.
Tradisi itu juga bisa dilakukan bersama keluarga, kerabat, santri, maupun masyarakat sekitar sebagai bentuk kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam.
Baca Juga: Lengkap! Doa Awal dan Akhir Tahun Baru Islam, Baca 3 Kali Setan Bakal Menyerah!
Melalui amalan sederhana tersebut, umat Muslim diajak untuk menumbuhkan sikap tafa'ul atau optimisme dalam mengharapkan kebaikan dari Allah SWT di awal tahun Hijriah.
Karena itulah, minum susu putih pada malam 1 Muharram tidak sekadar menjadi tradisi turun-temurun, tetapi juga menjadi simbol doa dan harapan agar tahun yang baru dipenuhi keberkahan, kemudahan, serta limpahan rahmat dari Allah SWT.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri