Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Laba PTK Tembus Rp1,32 Triliun, Melonjak 23% pada 2025

        Laba PTK Tembus Rp1,32 Triliun, Melonjak 23% pada 2025 Kredit Foto: PTK
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) membukukan laba bersih sebesar Rp1,32 triliun sepanjang 2025, meningkat 23% dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp1,07 triliun. Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan usaha, peningkatan efisiensi operasional, serta kontribusi dari layanan marine, keagenan, dan pengembangan bisnis baru.

        Pelaksana Tugas Direktur Utama PTK Eko Cahyadi mengatakan perseroan juga mencatat pendapatan usaha sebesar Rp8,4 triliun sepanjang tahun lalu.

        “Pertumbuhan keuangan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan, terutama dari kegiatan layanan marine, keagenan, serta upaya peningkatan pendapatan melalui penambahan bisnis baru,” ujar Eko, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (15/6/2026).

        Menurutnya, pertumbuhan kinerja keuangan didukung oleh operasional armada yang tetap terjaga di tengah dinamika industri logistik maritim dan sektor energi.

        Sepanjang 2025, PTK mengelola 370 armada dengan capaian fleet commercial days sebesar 358,52 hari. Perseroan juga mencatat commission days mencapai 120.118 hari dan commercial days sebesar 119.390 hari.

        “Capaian hari kerja efektif ini mencerminkan komitmen PTK dalam menjaga setiap armada berada dalam kondisi siap layar dengan standar keamanan yang prima. Capaian ini memberikan jaminan ketersediaan armada yang tinggi, efisiensi waktu, serta layanan operasional yang maksimal bagi pemangku kepentingan dalam jangka panjang,” kata Eko.

        Komisaris Utama PTK Subagjo Hari Moeljanto menilai perseroan mampu mempertahankan pertumbuhan di tengah tantangan industri logistik maritim dan dinamika sektor energi nasional maupun global.

        “PTK mampu mencapai pertumbuhan positif di tengah tantangan industri logistik maritim dan dinamika sektor energi nasional maupun global. Dewan Komisaris menilai, PTK berhasil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, peningkatan profitabilitas, pengelolaan risiko, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik,” ujarnya.

        Selain pertumbuhan bisnis, PTK juga mencatat peningkatan kualitas tata kelola perusahaan. Perseroan memperoleh skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,46 atau masuk kategori sangat baik.

        Pencapaian tersebut ditopang penguatan sistem pengendalian internal, fungsi audit internal, kepatuhan, budaya integritas, manajemen risiko, serta implementasi Anti-Bribery Management System.

        Dari sisi operasional, PTK mempertahankan catatan Zero Fatality dan Zero Oil Spill sepanjang 2025. Perseroan juga menjalankan sejumlah program keberlanjutan melalui pengembangan green portgreen building, penanaman mangrove, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta pengelolaan lingkungan operasional.

        “Hal ini menunjukkan komitmen kuat seluruh insan PTK dalam membangun budaya keselamatan kerja, keamanan operasi, dan perlindungan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Eko.

        Baca Juga: PTK Jaga Distribusi Energi dan Salurkan Kurban saat Iduladha 2026

        Baca Juga: PTK Siapkan Armada dan Floating Storage dalam Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

        Baca Juga: PTK Borong Penghargaan CSR 2026, Fokus Pendidikan dan Maritim

        Menghadapi 2026, perseroan berencana meningkatkan daya saing usaha melalui penguatan aspek keselamatan dan keandalan operasi, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi energi rendah karbon serta digitalisasi proses bisnis.

        Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK saat ini mengelola ratusan armada kapal di berbagai wilayah operasional strategis di Indonesia. Perseroan mencatat tingkat keandalan layanan di atas 99%, yang menjadi indikator ketepatan waktu dan keselamatan dalam mendukung distribusi energi nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: