Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Amar Bank Bidik Pelaku Ekonomi Kreatif untuk Dongkrak Kredit UMKM

        Amar Bank Bidik Pelaku Ekonomi Kreatif untuk Dongkrak Kredit UMKM Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) mulai memperluas fokus pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan membidik segmen usaha kecil dan menengah serta sektor ekonomi kreatif. Langkah ini dilakukan untuk memperbesar basis nasabah sekaligus meningkatkan skala pembiayaan di luar segmen mikro yang selama ini menjadi andalan perseroan.

        Senior Vice President Finance Amar Bank David Wirawan mengatakan mayoritas portofolio UMKM perseroan saat ini masih berasal dari segmen mikro yang dilayani melalui platform pinjaman digital Tunaiku. Namun, Amar Bank mulai menyiapkan strategi untuk masuk ke segmen usaha dengan skala yang lebih besar.

        “UMKM itu ada tiga, mikro, kecil, dan menengah. Majority kita masih di sisi mikro yang terutama dilayani oleh Tunaiku. Kita berusaha untuk terus mengembangkan UMKM ini tidak hanya segmen mikro, terutama ke sisi small dan mediumnya,” ujar David, Kamis (18/6/2026).

        Menurut David, salah satu sektor yang menjadi target pengembangan pembiayaan adalah ekonomi kreatif. Perseroan menilai pelaku usaha kreatif memiliki kebutuhan pendanaan dan layanan perbankan yang terus meningkat seiring pertumbuhan bisnis mereka.

        “Banyak UMKM-UMKM di segmen kreatif yang tentunya membutuhkan pendanaan ataupun juga dari sisi menabung yang mereka butuhkan,” katanya.

        Selain menyasar sektor kreatif, Amar Bank juga memperluas kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar dan kelompok usaha untuk mengakses pelaku UMKM yang berada dalam rantai pasok (supply chain) perusahaan tersebut.

        Melalui strategi tersebut, perseroan berharap dapat menjangkau pelaku usaha dengan skala yang lebih besar dibandingkan nasabah mikro yang selama ini mendominasi portofolio pembiayaan.

        “Dengan kita menjalin hubungan dengan perusahaan konglomerat, harapannya kita bisa mendapatkan supply chain mereka. Di situlah kita akan membuka pintu kepada segmen-segmen UMKM yang lebih besar daripada segmen mikro,” ujar David.

        Baca Juga: BI Rate Naik, Amar Bank Pilih Tahan Suku Bunga Kredit dan Simpanan

        Baca Juga: Amar Bank Bagikan 78% Laba untuk Dividen, Investor Kantongi Rp6,11 per Saham

        Strategi ekspansi tersebut dilakukan di tengah tingginya porsi pembiayaan UMKM yang telah dimiliki Amar Bank. Perseroan mencatat kontribusi kredit UMKM saat ini mencapai sekitar 55% dari total portofolio pembiayaan, jauh di atas ketentuan minimum yang ditetapkan regulator sebesar 30%.

        Dari sisi penyaluran kredit digital, platform Tunaiku telah menyalurkan pembiayaan kumulatif lebih dari Rp19 triliun sejak beroperasi pada 2014. Platform tersebut juga telah menjangkau lebih dari 500.000 pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: