Kredit Foto: Instagram/Elon Musk
Saham SpaceX terkoreksi lebih dari 6% pada perdagangan Kamis (19/6/2026), seiring meredanya euforia investor setelah debut spektakuler perusahaan milik Elon Musk tersebut di bursa saham Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan Reuters, saham SpaceX ditutup turun 6,5% ke level US$178,50 per saham. Pelemahan itu memperpanjang koreksi setelah sehari sebelumnya saham perusahaan juga turun hampir 5%.
Meski demikian, harga saham SpaceX masih berada sekitar 32% di atas harga penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar US$135 per saham yang ditetapkan saat debut di Nasdaq pekan lalu.
Valuasi SpaceX sempat menembus US$2 triliun setelah melantai di bursa, menjadikannya salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Namun, setelah lonjakan tajam pada dua hari pertama perdagangan, investor mulai mengevaluasi prospek pertumbuhan perusahaan dan strategi ekspansinya di sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Pada Selasa (17/6/2026), SpaceX mengumumkan rencana akuisisi Anysphere, pengembang agen AI untuk pemrograman Cursor, senilai US$60 miliar yang akan dibayar menggunakan saham. Akuisisi tersebut ditujukan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar perangkat AI untuk segmen korporasi.
Selain itu, SpaceX juga dikabarkan tengah menyiapkan pendanaan baru. Sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut manajemen akan bertemu investor mulai pekan depan untuk membahas penerbitan obligasi senilai sedikitnya US$20 miliar guna mendukung ekspansi bisnis AI.
Analis IPOX Schuster, Kat Liu, menilai koreksi harga saham saat ini masih tergolong wajar setelah
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri