Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Program Pesraman Agung PLN IP Buka Akses Air Bersih bagi 55 KK di Bali

        Program Pesraman Agung PLN IP Buka Akses Air Bersih bagi 55 KK di Bali Kredit Foto: PLN Indonesia Power
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT PLN Indonesia Power (PLN IP) mengembangkan program konservasi hutan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Pesraman Agung di kawasan Hutan Bambu Sandan, Bali. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tersebut mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

        Melalui program yang dijalankan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali, PLTDG Pesanggaran tersebut, sebanyak 55 kepala keluarga kini memperoleh akses air bersih, sementara 86 petak lahan pertanian dengan luas sekitar 74 hektare mendapatkan layanan irigasi.

        Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

        "Program Pesraman Agung adalah wujud nyata komitmen PLN Indonesia Power dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab. Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitarnya. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi yang berkelanjutan harus inklusif dan menyentuh kehidupan nyata masyarakat," ujar Bernadus.

        Ia menjelaskan program tersebut melibatkan 17 pemangku kepentingan yang berasal dari unsur pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta.

        Untuk mendukung pengelolaan sumber daya air, PLN Indonesia Power memanfaatkan teknologi Hybrid Water Pump System dan pompa hidram guna membantu masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses air bersih dan irigasi.

        Dari sisi lingkungan, kawasan Hutan Bambu Sandan tercatat memiliki potensi penyerapan karbon mencapai 42.875,81 ton karbon dioksida (CO2). Program ini juga mencakup penanaman serta pengayaan vegetasi melalui ratusan bibit bambu dan pohon buah untuk mendukung pemulihan ekosistem hutan lindung.

        Selain itu, sebanyak 253 petani terlibat dalam program peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim yang dijalankan secara terpadu di kawasan tersebut.

        Baca Juga: Didemo Pekerja PLN IP Services, Kemenaker Janji Revisi Permenaker 7/2026 Akhir Juli 2026

        Baca Juga: Soal Pemadaman Listrik di Beberapa Wilayah Pulau Jawa, Begini Penjelasan PLN

        PLN Indonesia Power juga mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha kerajinan dan anyaman bambu, wisata edukasi, pertanian, serta peternakan. Program ini turut memanfaatkan material bekas perusahaan seperti palet kayu dan pellet sampah sebagai bagian dari penerapan ekonomi sirkular.

        Hingga saat ini, lebih dari 200 orang telah memanfaatkan kawasan Hutan Bambu Sandan sebagai lokasi edukasi, konservasi, dan penelitian.

        Melalui Program Pesraman Agung, PLN Indonesia Power menargetkan terciptanya keseimbangan antara pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengembangan nilai sosial dan budaya di kawasan sekitar hutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: