- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Jebol ke 5.883! Outflow Asing Tembus Rp1,17 Triliun, BBRI dan TPIA Paling Banyak Dibuang
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) Rp1,17 triliun di pasar saham Indonesia pada perdagangan Rabu (24/6/2026), bertepatan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,56% ke level 5.883,881. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten yang paling banyak dilepas asing, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan investor asing membukukan net sell Rp1,17 triliun atau setara US$65,19 juta dalam sehari. Sepanjang tahun berjalan (year to date), arus dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia telah mencapai Rp70,85 triliun.
Berdasarkan data Mirae Asset Sekuritas, saham yang paling banyak dijual investor asing pada perdagangan hari ini adalah BBRI dengan nilai jual bersih Rp273 miliar. Posisi berikutnya ditempati TPIA sebesar Rp218 miliar, AMMN Rp111 miliar, BMRI Rp71 miliar, dan BUMI Rp61 miliar.
Di sisi lain, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi dengan nilai beli bersih Rp219 miliar. Selanjutnya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp39 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp17 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp13 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp9 miliar.
Tekanan jual asing terjadi di tengah pelemahan tajam pasar saham domestik. IHSG ditutup turun 217,45 poin atau 3,56% ke level 5.883,881 dari posisi sebelumnya 6.101,333. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.171,380 dan terendah 5.876,934.
Nilai transaksi saham mencapai Rp15,13 triliun dengan volume perdagangan 24,8 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2 juta kali.
Baca Juga: IHSG Anjlok 3,56% ke 5.883 Usai Review MSCI, 646 Saham Berguguran
Baca Juga: Jelang Vonis MSCI, IHSG Merah dan 398 Saham Terkapar
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi penekan utama indeks. Data BEI menunjukkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi top laggard dengan kontribusi negatif 18,74 poin terhadap IHSG. Selanjutnya BBRI mengurangi indeks sebesar 15,68 poin, BMRI 11,74 poin, AMMN 9,42 poin, BRPT 9 poin, dan TPIA 5,27 poin.
Secara sektoral, tekanan paling besar terjadi pada sektor bahan baku yang turun 6,64%, diikuti sektor energi 5,99%, transportasi dan logistik 4,84%, infrastruktur 4,47%, serta sektor siklikal 3,91%. Sementara sektor keuangan yang menaungi saham-saham bank besar terkoreksi 2,18%.
Data perdagangan juga menunjukkan investor asing membukukan nilai beli Rp4,45 triliun dan nilai jual Rp5,62 triliun, sehingga menghasilkan net sell Rp1,17 triliun pada perdagangan hari ini.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri