Prabowo Minta Semua Pihak Terima Hasil Demokrasi Indonesia: Alternatifnya, Apa Kita Mau Terus Gaduh?
Kredit Foto: BPMI
Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen masyarakat menerima hasil demokrasi dan menghentikan budaya kegaduhan politik setiap kali pemilihan umum selesai digelar. Menurutnya, negara tidak akan mampu mengejar kesejahteraan apabila energi terus dihabiskan untuk memperdebatkan hasil kontestasi politik.
Prabowo menegaskan bahwa demokrasi menuntut semua pihak menghormati keputusan rakyat, termasuk ketika hasilnya tidak sesuai harapan.
Baca Juga: Fakta Baru Soal Pemadaman Bergilir di Jawa Bikin Kesal Pemerintah: Batu Bara Mau Habis Baru Teriak
"Jadi, kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi, demokrasi wujudnya adalah pemilihan. Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tapi alternatifnya apa? Apa kita mau gaduh?" ujar Prabowo.
Ia mengingatkan bahwa kegaduhan politik yang terus berulang setelah pemilu hanya akan menghambat pembangunan nasional.
"Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut, kapan kita mau menuju kesejahteraan untuk rakyat kita?" lanjutnya.
Prabowo kemudian membagikan pengalaman politiknya yang telah lima kali mengikuti pemilihan presiden. Dari lima kesempatan tersebut, ia mengaku empat kali gagal memperoleh mandat rakyat.
Meski demikian, ia menegaskan dirinya tidak pernah mengganggu pemerintahan yang sah setelah dinyatakan kalah dalam kontestasi politik.
Prabowo, selain mengajak masyarakat menghormati hasil demokrasi, juga menilai keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kemampuan para elite untuk bekerja sama, bukan terus mempertajam perbedaan politik.
Menurutnya, salah satu persoalan mendasar dalam kehidupan bernegara adalah ketika elite politik gagal membangun kolaborasi demi kepentingan bangsa.
Ia menegaskan bahwa demokrasi memang memberikan ruang bagi setiap orang untuk berbeda pilihan politik. Namun setelah rakyat menentukan pemimpinnya, seluruh pihak harus kembali bersatu agar agenda pembangunan tidak terus terganggu oleh konflik politik berkepanjangan.
Baca Juga: PSI Bantah Jokowi Akan Ungkap Sosok 'Orang Kuat' di Balik Roy Suryo: Itu Kewenangannya Kejaksaan
Bagi Prabowo, menerima hasil pemilu bukan sekadar menghormati pemerintah yang sedang berkuasa, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap keputusan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi di Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: