Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
PT Pertamina (Persero) resmi membuka rangkaian Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026 sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan insan media sekaligus mendukung peran jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Peluncuran AJP 2026 ditandai dengan penyelenggaraan Kick Off & Coaching Clinic AJP 2026 di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Energizing Innovation" tersebut diikuti lebih dari 750 jurnalis secara luring maupun daring.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan tema "Energizing Innovation" mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadapi perubahan, beradaptasi terhadap tantangan, serta menghadirkan solusi yang mendukung keberlanjutan.
Menurut Baron, penyelenggaraan AJP tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan bagi karya jurnalistik, tetapi juga menjadi wadah membangun sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara Pertamina dan media.
"Kolaborasi Pertamina dengan media tidak hanya sekadar anugerah, bukan hanya suatu penghargaan, tapi suatu kerja sama, kolaborasi, dan engagement antara Pertamina dengan media yang bisa berdampak besar pada masyarakat," ujar Baron.
Ia menambahkan, hubungan Pertamina dengan media telah berkembang menjadi kemitraan yang berperan dalam menghadirkan informasi yang akurat kepada publik sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.
"Apa yang dilakukan Pertamina bukan hanya untuk kepentingan Pertamina sendiri, tapi untuk kepentingan masyarakat dan bangsa," katanya.
Baron juga menyampaikan penyelenggaraan AJP 2026 akan memperkuat mekanisme mulai dari pendaftaran, penilaian, penjurian, hingga penetapan pemenang dengan mengedepankan prinsip independensi, objektivitas, profesionalitas, dan transparansi.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Pertamina membuka delapan kategori lomba yang terbagi dalam dua pilar, yakni bisnis dan nonbisnis. Masing-masing pilar mencakup kategori karya tulis, karya video, karya audio, dan karya esai foto.
Baca Juga: Komut Pertamina Tegaskan Keselamatan Kerja Jadi Fondasi Utama Keandalan Operasional
Baca Juga: Pertamina Mulai Jalankan Mandatori B50, Pemerintah Beri Masa Transisi 3 Bulan
AJP 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ke-23. Program tersebut pertama kali digelar pada 2003 dengan nama Pertamina Press Award, kemudian berganti menjadi Anugerah Jurnalistik Pertamina pada 2009 sebelum kini menggunakan nama Apresiasi Jurnalistik Pertamina.
Baron berharap AJP 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi jurnalis untuk menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"AJP bukan hanya cerita tentang award, tentang siapa pemenang, tapi kita bercerita bagaimana kita menorehkan sejarah buat masyarakat dan bangsa, bercerita yang menarik yang tidak semua orang pernah lihat dan rasakan," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: