Aset Kripto Masih Jadi Pilihan Investasi Menjanjikan Bagi Anak Muda
Kredit Foto: Azka Elfriza
Aset kripto dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan yang menarik untuk para investor muda di Indonesia. Terlebih, instrumen ini kini sudah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Presiden Direktur Pintu, Andy Putra, mengatakan bahwa perkembangan harga bitcoin dalam jangka panjang sangat menjanjikan. Ia menilai, instrumen ini bisa dijadikan pilihan dibandingkan terjebak aktivitas yang bersifat spekulatif.
“Artinya, orang yang masih memegang BTC sejak 2010 pasti dapat jackpot,” ujarnya dalam seminar Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan data internal PINTU, investor kripto berada pada rentang usia 18-34 tahun. Hal itu didorong oleh fleksibilitas transaksi yang terbuka 24 jam dengan modal yang cukup terjangkau.
Andy menilai, perkembangan teknologi juga membuka peluang baru bagi ekosistem aset digital. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi tokenisasi mulai diterapkan pada berbagai sektor, termasuk properti.
Baca Juga: OJK Wajibkan Sertifikasi Influencer Kripto, Dinilai Bisa Tekan Risiko Misinformasi Investasi
Baca Juga: AFTECH Bidik Indonesia Jadi Hub Kripto Regional, QRIS Jadi Modal Besar
“Sebagai contoh, proyek properti sudah bisa ditokenisasi. Ini membuka jalan investor kripto menjadi semacam pemegang saham proyek,” katanya.
Pada tahun lalu, OJK mencatatkan total nilai transaksi aset kripto sebesar Rp482 triliun. Hal itu menandakan aktivitas perdagangan masih cukup besar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: