Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kata Wakil Bupati Sukoharjo Setelah Etik Suryani Terjaring OTT KPK

        Kata Wakil Bupati Sukoharjo Setelah Etik Suryani Terjaring OTT KPK Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, memastikan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pemerasan terhadap bawahan.

        Sapto mengaku belum mengetahui secara rinci perkara yang sedang ditangani KPK. Karena itu, ia memilih menunggu penjelasan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

        "Kami belum bisa matur (bicara) banyak karena kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi poin atau perkara, persoalan apa. Kita menunggu nggih," ujar Sapto saat ditemui di Taman Makam Pahlawan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukoharjo ke-80, Jumat (10/7/2026).

        Ia juga meminta doa agar seluruh pihak yang sedang menjalani proses pemeriksaan diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi proses hukum.

        "Ya mohon doanya, kita semuanya terutama yang sedang dimintai keterangan diberikan kekuatan, kemudahan, dan petunjuk bimbingan sehingga bisa menghadapi semuanya ini dengan baik-baik," ujarnya.

        Meski Bupati Sukoharjo tengah menjalani proses hukum, Sapto menegaskan pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan tidak boleh terhenti. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tetap bekerja seperti biasa.

        "Kami harapkan semua bisa berjalan seperti biasanya terlebih dahulu, tetap tenang. Sekali lagi kita menunggu apa yang menjadi nanti rilis resmi atau keterangan dari KPK," tegasnya.

        Sapto juga mengungkapkan dirinya sempat bertemu dengan Etik Suryani sehari sebelum kabar OTT mencuat. Pertemuan tersebut berlangsung dalam sebuah acara di markas Batalyon Infanteri.

        Namun, menurutnya, tidak ada pembicaraan mengenai persoalan hukum maupun tanda-tanda yang mengarah pada operasi penangkapan oleh KPK.

        Baca Juga: KPK Bawa Bupati Sukoharjo ke Jakarta, OTT Terkait Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah

        "Kami ketemu terakhir kemarin di Batalyon Infanteri. (Pembicaraan soal OTT) Nggak ada. Cukup nggih, makasih ya," tuturnya.

        Sebelumnya, KPK mengamankan Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah. Para pihak yang diamankan telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: