Spanyol Hidupkan Lagi Spirit Juara 2010, De la Fuente Bawa La Roja Selangkah Menuju Sejarah
Kredit Foto: Instagram.com/433
Spanyol kembali menghidupkan kenangan manis era kejayaan mereka setelah memastikan tiket final Piala Dunia 2026. Pelatih Luis de la Fuente menyebut keberhasilan La Roja melaju ke partai puncak tak lepas dari munculnya kembali semangat yang pernah membawa Spanyol menjadi juara dunia pada 2010.
Spanyol memastikan tempat di final usai menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut diraih lewat gol Mikel Oyarzabal dari titik penalti dan Pedro Porro pada babak kedua.
Hasil itu sekaligus menghentikan perjalanan Prancis yang sebelumnya tampil sebagai salah satu tim paling produktif di Piala Dunia 2026. Les Bleus yang mencetak 16 gol dalam enam pertandingan sebelumnya gagal menembus pertahanan solid La Roja.
Bagi De la Fuente, kemenangan atas Prancis menjadi bukti bahwa Spanyol telah berkembang menjadi tim dengan karakter kuat. Ia bahkan menyebut para pemainnya kini mampu menghadapi tekanan besar seperti yang dilakukan generasi juara dunia 2010.
"Pesan saya kepada para pemain adalah kami memang menghadapi salah satu tim terbaik di dunia, tetapi mereka juga sedang menghadapi tim terbaik di dunia," kata De la Fuente dalam konferensi pers usai pertandingan.
Menurut pelatih berusia 64 tahun itu, keberhasilan Spanyol bukan hanya karena kualitas individu pemain. Faktor terbesar yang membuat La Roja mampu melangkah jauh adalah kekompakan dan mental seluruh anggota tim.
"Para pemain ini menunjukkan komitmen, solidaritas, dan talenta. Mereka membuat sesuatu yang sulit terlihat mudah. Mereka memiliki bakat dan sikap yang tepat terhadap kehidupan maupun olahraga," ujarnya.
De la Fuente mengaku melihat suasana berbeda di ruang ganti setelah kemenangan atas Prancis. Kebahagiaan dan kebersamaan yang muncul mengingatkannya pada perjalanan Spanyol ketika mengangkat trofi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
"Saya melihat ruang ganti yang penuh kebahagiaan dan seluruh bangsa berada di belakang kami. Kami telah menghidupkan kembali semangat tahun 2010," ucapnya.
Ia menilai salah satu tanda kekuatan timnya terlihat dari sikap para pemain yang tetap bekerja keras meski tidak selalu mendapat menit bermain. Menurutnya, seluruh anggota skuad memiliki tujuan yang sama untuk membawa Spanyol meraih prestasi terbesar.
"Karakter tim ini terlihat dari para pemain yang tidak tampil tetap bertahan untuk berlatih setelah pertandingan selesai," kata De la Fuente.
Baca Juga: Zinedine Zidane Segera Pimpin Timnas Prancis! Kekalahan dari Spanyol Jadi Penutup Era Deschamps
Spanyol kini juga mencatat pencapaian luar biasa dengan menyamai rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan milik Italia. Namun, De la Fuente menegaskan perjalanan La Roja belum selesai dan masih ada ruang untuk berkembang.
"Tim ini tidak pernah berhenti membuat saya kagum. Potensi kami untuk berkembang tidak ada batasnya," ujarnya.
Jika berhasil memenangkan final Piala Dunia 2026, Spanyol akan mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sebelumnya berjaya pada edisi 2010. La Roja kini tinggal menunggu pemenang semifinal Inggris kontra Argentina untuk menentukan lawan di partai puncak.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: