Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bergerak cepat merespons kemacetan parah yang terjadi di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pramono mengaku telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya untuk segera mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
Kemacetan panjang yang melanda kawasan Tendean merupakan dampak langsung dari kerusakan parah pada struktur Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang kondisinya kini hampir roboh.
"Saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan, kemudian OPD terkait untuk membantu membuka kelancaran lalu lintas yang ada di JPO Tendean tersebut," ujar Pramono Anung saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (14/7).
Pramono menegaskan bahwa kerusakan fasilitas publik ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error) dari pengguna jalan.
Sebuah kendaraan truk yang tengah mengangkut alat berat kedapatan melintas dengan muatan yang melebihi batas kapasitas ketinggian maksimal JPO.
Akibatnya, muatan tersebut menghantam bagian atas jembatan hingga merusak struktur utama JPO.
"Memang betul-betul pasti ini karena keteledoran dari pengemudi yang membawa alat berat yang melebihi kapasitas tingginya, sehingga menyebabkan kemacetan yang luar biasa," jelas Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan proses perbaikan dokumen struktur JPO agar fasilitas bagi pejalan kaki tersebut dapat segera digunakan kembali dengan aman.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat