Dunia Desak Junta Myanmar Buktikan Aung San Suu Kyi Masih Hidup, Keberadaannya Masih Misterius
Kredit Foto: CNN
Keberadaan mantan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, kembali menjadi sorotan dunia internasional. ASEAN, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), para diplomat asing, hingga keluarganya mendesak pemerintah junta Myanmar menunjukkan bukti bahwa Suu Kyi masih hidup.
Desakan itu muncul karena Suu Kyi tidak pernah lagi terlihat di depan publik sejak menghadiri persidangan pada akhir 2022. Hingga kini, kondisi maupun lokasi mantan pemimpin sipil Myanmar yang telah berusia 81 tahun itu masih menjadi misteri.
Pemerintah militer Myanmar juga berulang kali menolak permintaan berbagai pihak untuk bertemu Suu Kyi. Penolakan tersebut tetap dilakukan meski junta sempat mengklaim telah memindahkannya dari penjara ke tahanan rumah pada awal 2026.
Minimnya akses terhadap Suu Kyi memicu berbagai spekulasi. Bahkan, media internasional The Economist sempat menerbitkan artikel berjudul Is Aung San Suu Kyi Dead? yang mempertanyakan apakah tokoh peraih Nobel Perdamaian itu masih hidup.
Upaya terbaru datang dari putra bungsu Suu Kyi, Kim Aris. Ia melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk meminta tekanan internasional terhadap junta Myanmar agar memberikan bukti mengenai kondisi ibunya.
Kim juga mengungkapkan bahwa tim kuasa hukum Suu Kyi hingga kini tidak diberikan izin untuk bertemu klien mereka. Kondisi tersebut semakin memperkuat kekhawatiran publik terkait keselamatan mantan pemimpin Myanmar tersebut.
Pada April lalu, pemerintah militer Myanmar menyatakan Suu Kyi telah dipindahkan ke tahanan rumah. Namun, klaim itu tidak disertai bukti yang dapat diverifikasi dan junta tetap menolak permintaan para diplomat asing untuk melakukan pertemuan langsung.
Sebuah foto yang diklaim memperlihatkan Suu Kyi sempat beredar di publik. Namun, keaslian foto tersebut diragukan sehingga gagal meredam spekulasi mengenai kondisi sebenarnya.
Baca Juga: AS dan Iran Saling Hantam Lagi, China Ketar-ketir!
Kurangnya informasi independen mengenai Suu Kyi juga membuat sejumlah pengamat menduga ia sedang mengalami sakit parah atau bahkan telah meninggal dunia. Sementara pihak lain meyakini ia masih hidup, tetapi ditempatkan dalam isolasi yang sangat ketat.
Laporan juga menyebut Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang kini menjabat Presiden Myanmar, beberapa kali menunjukkan reaksi keras ketika ditanya soal Suu Kyi oleh para pemimpin dunia, termasuk Perdana Menteri India Narendra Modi dan Utusan Khusus PBB Julie Bishop.
Hingga kini, negara-negara kawasan bersama PBB terus mendesak pemerintah militer Myanmar agar memberikan akses untuk menemui Suu Kyi. Para diplomat menilai konfirmasi mengenai keselamatan, atau bahkan pembebasan Suu Kyi, menjadi langkah penting apabila Myanmar ingin memperbaiki citranya di mata dunia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama