Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Berstatus HSC, HATM Siap Jalani Private Placement 800 Juta Saham

        Berstatus HSC, HATM Siap Jalani Private Placement 800 Juta Saham Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) berencana menerbitkan maksimal 800 juta saham baru melalui mekanisme private placement atau penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Jumlah saham baru tersebut setara 9,22% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, dengan nilai nominal Rp50 per saham.

        Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (16/7/2026), harga pelaksanaan private placement akan ditetapkan paling rendah sebesar 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama 25 hari bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal pengajuan pencatatan saham tambahan hasil private placement, sesuai dengan ketentuan Peraturan BEI Nomor I-A.

        Manajemen HATM mengaku, aksi korporasi ini bertujuan memperkuat struktur permodalan perusahaan agar lebih sehat dan mampu mendukung ekspansi usaha di masa mendatang.

        Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus 2026. 

        "Jika mendapat restu, private placement dapat dilaksanakan dalam jangka waktu dua tahun, yakni mulai 21 Agustus 2026 hingga 20 Agustus 2028," ujar Manajemen HATM.

        Dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk berbagai kebutuhan perusahaan. Di antaranya pembelian armada kapal baru sebagai belanja modal, pelunasan pinjaman bank, serta tambahan modal kerja. Perseroan menyatakan alokasi penggunaan dana dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis saat pelaksanaan.

        Manajemen HATM menilai penambahan modal ini diperlukan untuk memperkuat fondasi keuangan seiring pertumbuhan kegiatan usaha. Dengan struktur permodalan yang lebih kuat, perusahaan diharapkan memiliki kapasitas pendanaan yang lebih baik sekaligus mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

        Seluruh saham baru hasil private placement rencananya akan diserap oleh PT Multi Sarana Nasional (MSN), yang merupakan pihak terafiliasi. 

        "Kehadiran MSN sebagai investor dinilai dapat mempercepat pengembangan bisnis HATM karena melihat prospek pertumbuhan perusahaan ke depan," ungkap Manajemen HATM.

        Baca Juga: MUTU Umumkan Private Placement Rp29,9 Miliar untuk Akselerasi Bisnis

        Baca Juga: GPSO Rampungkan Private Placement, Siapkan Ekspansi ke Real Estat

        Pelaksanaan private placement ini juga berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama hingga sekitar 8,44%.

        HATM merupakan salah satu dari 51 emiten yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi. Berdasarkan data per 30 Juni 2026, sekitar 96,09% saham HATM dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu.

        Sebelumnya, BEI mengungkapkan pencantuman suatu saham dalam daftar HSC tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan di pasar modal. Status tersebut hanya merupakan hasil pemantauan berdasarkan metodologi yang telah ditetapkan oleh Bursa.

        Di perdagangan hari ini, saham HATM dibuka pada level Rp452 per saham. Saham ini sempat menyentuh level Rp456 per saham, dan menyentuh level rendah Rp446 per saham. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: