Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Industri Kopi Sumut Didorong Naik Kelas, BI Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing UMKM

        Industri Kopi Sumut Didorong Naik Kelas, BI Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing UMKM Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
        Warta Ekonomi, Medan -

        Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara mengawali rangkaian Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 dengan menggelar kompetisi dan pameran kopi bertajuk Sumatra Coffee Journey pada 15–25 Juli 2026 di Delipark Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi BI memperkuat daya saing UMKM kopi melalui perluasan akses pasar, digitalisasi, dan penguatan jejaring bisnis.

        Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Didit Widiana mengatakan sektor kopi merupakan salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan ekspor.

        Menurut dia, rangkaian kegiatan dalam Sumatra Coffee Journey dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli sekaligus memperkuat kapasitas UMKM melalui berbagai program pendampingan.

        "Sumatera Utara merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia dengan karakteristik cita rasa yang telah dikenal dunia," ujar Didit, Kamis (16/7/2026).

        Selain pameran produk kopi, kegiatan tersebut diisi dengan forum diskusi, talkshowbusiness matching, edukasi, literasi, serta kompetisi yang melibatkan pelaku industri kopi dari berbagai daerah.

        Didit menilai pengembangan industri kopi tidak dapat dilakukan secara parsial. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kopi, akademisi, asosiasi, pembeli (buyer), dan mitra strategis diperlukan untuk memperluas akses pasar, termasuk ke pasar internasional.

        "Kompetisi Kopi menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperkuat pengembangan industri kopi Sumatera dari hulu hingga hilir. Melalui Sumatera Coffee Journey, pengunjung dapat menikmati ragam cita rasa kopi terbaik dari berbagai daerah di Sumatera melalui 45 tenant kopi yang berpartisipasi, sehingga masyarakat dapat mengenal kekayaan kopi terbaik Sumatera tanpa harus keliling Sumatera," katanya.

        Baca Juga: Salurkan 17 Juta Bibit Kopi di Aceh, Kementan Proyeksikan Pendapatan Petani Naik Rp4 Triliun

        Baca Juga: Target Ekspor Kopi RI Rp100 Triliun, Mentan Amran Gempur Perbenihan di Bener Meriah Aceh

        Baca Juga: Pertamina Manfaatkan Panas Bumi untuk Tingkatkan Produktivitas Kopi dan Dorong Ekspor

        Melalui penyelenggaraan KKSU 2026, BI juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan penggunaan produk UMKM lokal sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.

        Didit optimistis penyelenggaraan KKSU 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas akses pasar UMKM, memperkuat ekosistem industri kopi, serta meningkatkan daya saing produk unggulan Sumatera Utara di pasar domestik maupun global.

        "Bank Indonesia optimistis KKSU 2026 akan menjadi momentum untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong produk unggulan Sumatera Utara semakin naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Khairunnisak Lubis
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: