Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kuasai 26,8% Pangsa Pasar, Kendaraan Elektrifikasi Mulai Gerogoti Mobil Konvensional

        Kuasai 26,8% Pangsa Pasar, Kendaraan Elektrifikasi Mulai Gerogoti Mobil Konvensional Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pasar otomotif Indonesia memasuki babak baru. Kendaraan elektrifikasi tak lagi menjadi segmen pelengkap, melainkan mulai menjadi salah satu penggerak utama industri. Hal ini tercermin dari capaian penjualan sepanjang semester pertama 2026 yang berhasil menembus lebih dari seperempat total pasar nasional.

        Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan kendaraan elektrifikasi atau electrified vehicle (xEV) mencapai 117.108 unit selama Januari-Juni 2026. Angka tersebut setara dengan 26,8 persen dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 436.564 unit.

        Artinya, hampir satu dari empat mobil baru yang terjual di Indonesia pada paruh pertama tahun ini sudah mengusung teknologi elektrifikasi, baik dalam bentuk hybrid electric vehicle (HEV), battery electric vehicle (BEV), maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

        Capaian tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada semester pertama 2025, penjualan kendaraan elektrifikasi tercatat sebanyak 69.134 unit atau hanya menguasai 18,3 persen dari total pasar otomotif nasional yang saat itu mencapai 376.707 unit.

        Baca Juga: Penjualan Mobil Indonesia Juni 2026 Naik 32,9 Persen, Distribusi Tembus 77.550 Unit

        Dalam waktu satu tahun, pangsa pasar kendaraan elektrifikasi meningkat 8,5 poin persentase. Sementara dari sisi volume, penjualannya melesat sekitar 69,4 persen secara tahunan (year on year/YoY), dari 69.134 unit menjadi 117.108 unit.

        Mobil listrik berbasis baterai (BEV) masih menjadi tulang punggung pertumbuhan tersebut. Selama enam bulan pertama 2026, penjualannya mencapai 69.739 unit atau berkontribusi sekitar 15,9 persen terhadap keseluruhan pasar otomotif nasional. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, penjualan BEV meningkat sekitar 80,8 persen dari 38.576 unit.

        Di sisi lain, mobil hybrid (HEV) juga mencatat pertumbuhan positif. Penjualannya naik sekitar 47 persen menjadi 42.366 unit, dibandingkan 28.817 unit pada semester pertama 2025.

        Sementara itu, segmen PHEV memang masih menjadi yang terkecil dari sisi volume. Namun, laju pertumbuhannya menjadi yang paling tinggi. Penjualan PHEV melonjak hampir tiga kali lipat, dari 1.741 unit menjadi 5.003 unit atau meningkat sekitar 187 persen secara tahunan.

        Kinerja positif di seluruh segmen tersebut mengindikasikan bahwa adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin meluas. Selain didorong oleh semakin banyaknya pilihan model, pertumbuhan ini juga ditopang masuknya berbagai merek baru, meningkatnya kapasitas produksi lokal, serta semakin tingginya minat konsumen terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

        Baca Juga: VinFast VF MPV 7 Vs BYD M6 DM, Mana MPV Elektrifikasi yang Lebih Value for Money?

        Dari sisi merek, Toyota masih menjadi pemimpin pasar kendaraan elektrifikasi pada semester pertama 2026 dengan penjualan 27.575 unit. Posisi berikutnya ditempati BYD yang membukukan penjualan 23.257 unit, disusul Jaecoo sebanyak 17.314 unit.

        Geely berada di peringkat keempat dengan penjualan 8.424 unit, diikuti Suzuki (6.985 unit), Wuling (6.647 unit), Chery (5.352 unit), Aion (3.722 unit), Honda (3.164 unit), dan Denza (2.823 unit).

        Melihat tren tersebut, kendaraan elektrifikasi diperkirakan akan terus memperbesar pangsa pasarnya hingga akhir tahun. Jika pertumbuhan ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin kontribusi xEV terhadap pasar otomotif nasional akan segera menembus angka 30 persen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: