Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gubernur Jakarta: Kalau Dulu Ada 'Tangan Tuhan'

        Gubernur Jakarta: Kalau Dulu Ada 'Tangan Tuhan' Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjagokan Tim Nasional (Timnas) Argentina untuk kembali mempertahankan gelar juara pada laga final Piala Dunia 2026.

        Keyakinan tersebut menguat setelah Tim Tango berhasil menyingkirkan Inggris secara dramatis di babak semifinal.

        Pramono, yang akrab disapa Pram, mengungkapkan bahwa sejak awal turnamen dirinya konsisten mendukung tiga tim besar, yaitu Brasil, Argentina, dan Prancis.

        Kini, menjelang laga puncak yang mempertemukan Argentina dengan Spanyol, komitmen dukungannya tetap tertuju pada skuad La Albiceleste.

        "Saya konsisten dengan Argentina. Nah, sekarang ini yang masuk adalah Argentina melawan Spanyol. Tentunya saya akan tetap konsisten dengan Argentina," ujar Pramono di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

        Pramono memprediksi jalannya pertandingan final akan berlangsung sangat sengit. Laga ini dinilai menarik karena mempertemukan kematangan para pemain berpengalaman Argentina yang dipimpin Lionel Messi dengan agresivitas talenta muda Spanyol seperti Lamine Yamal.

        Ia bahkan menyebut laga final tahun ini memiliki narasi sejarah yang sangat unik dan epik untuk dilewatkan.

        "Kalau dulu ada 'Tangan Tuhan', sekarang ada 'Kaki Messi'. Tetapi ini juga ada sejarah bahwa di Spanyol itu ada Yamal yang dulu pernah dimandiin Messi. Jadi cerita tentang final bola kali ini sangat epik sekali," tuturnya.

        Menyambut antusiasme pesta bola dunia tersebut, Pramono mempersilakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta jika ingin menggelar acara nonton bareng (nobar). Kendati demikian, ia memberikan catatan tegas agar kegiatan tersebut tidak sampai mengendurkan produktivitas kerja keesokan harinya.

        Pramono sendiri menjadwalkan diri untuk ikut memeriahkan euforia laga final ini bersama masyarakat di salah satu ikon stadion ibu kota.

        "Yang penting kerjanya jangan kemudian berkurang, walaupun ini pertandingannya dini hari. Tetapi saya termasuk nanti ada di JIS (Jakarta International Stadium) untuk rencana nonton bareng. Menurut saya ya mangga-mangga aja. Ini kan empat tahun sekali," pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: