Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bisa Jadi Celah Serangan Balik, Dokumen Disertasi Roy Suryo Diunggah Pagi Subuh

        Bisa Jadi Celah Serangan Balik, Dokumen Disertasi Roy Suryo Diunggah Pagi Subuh Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Polemik mengenai gelar doktor Roy Suryo kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada disertasi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut yang muncul di laman repository Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

        Ahli forensik digital Josua Sinambela mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi metadata, dokumen disertasi Roy Suryo baru diunggah ke repository UNJ pada 13 Juli 2026 pukul 03.32 WIB. Menurutnya, waktu unggahan tersebut menimbulkan dugaan bahwa dokumen diunggah secara mendadak.

        Josua menyatakan metadata menunjukkan berkas disertasi terlebih dahulu dibuat dalam format PDF sebelum kemudian diunggah oleh pengelola repository universitas.

        Ia juga menduga terdapat kepanikan di lingkungan kampus terkait polemik yang berkembang. Menurut Josua, terdapat oknum yang berupaya mengondisikan situasi agar status kemahasiswaan Roy Suryo tidak dinyatakan gugur meski, menurutnya, terdapat ketentuan dalam Peraturan Rektor mengenai mahasiswa yang telah berstatus terpidana.

        Dalam tangkapan metadata yang diunggah Josua, disertasi tersebut berjudul Pengaruh Pemberdayaan dan Kecerdasan Emosional Terhadap Inovasi Serta Implikasinya pada Organizational Citizenship Behavior Pegawai BPJS Kesehatan. Dokumen itu tercatat sebagai disertasi Program Doktor (S3) Ilmu Manajemen Pascasarjana UNJ dengan keterangan Depositing User: KRMT Roy Suryo Notodiprojo.

        Selain menyoroti waktu unggahan, Josua juga mempertanyakan kesesuaian topik penelitian dengan latar belakang Roy Suryo yang selama ini dikenal sebagai pakar telematika.

        Sebelumnya, Roy Suryo telah membantah tudingan bahwa gelar doktornya tidak sah. Ia menunjukkan ijazah asli yang diterbitkan Universitas Negeri Jakarta dan menjelaskan bahwa dirinya mulai menempuh pendidikan doktor pada 2016. Studi tersebut sempat tertunda sebelum kembali dilanjutkan pada 2020 hingga dinyatakan lulus pada 2024.

        Roy juga menyampaikan telah mengikuti prosesi wisuda pada Maret 2024 di Sentul International Convention Center. Menurutnya, seluruh proses akademik tersebut dapat dibuktikan dengan dokumentasi yang dimilikinya.

        Baca Juga: Jadi Kasus Hukum Berlarut-Larut, Janggal Roy Suryo Ajukan Praperadilan Bertahap

        Selain itu, Roy menegaskan ijazah doktor yang dimilikinya merupakan dokumen resmi karena dilengkapi embos dan watermark sebagai tanda keaslian. Ia juga membantah anggapan bahwa ijazah tersebut merupakan hasil cetak yang tidak resmi.

        Hingga saat ini, Universitas Negeri Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan mengenai waktu unggahan disertasi di repository maupun pernyataan yang disampaikan Josua Sinambela.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: