Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta percepatan penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di seluruh wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan tidak boleh ada ODGJ yang terlantar tanpa mendapatkan penanganan medis yang layak.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi saat menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota dalam memperkuat penanganan berbagai persoalan sosial.
Dedi mengungkapkan, pihaknya telah mengumpulkan seluruh kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk memperkuat koordinasi dalam menangani berbagai persoalan sosial di lapangan.
Salah satu instruksi utama yang diberikan adalah agar setiap ODGJ yang ditemukan segera dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua di Kabupaten Bandung Barat guna memperoleh penanganan medis yang sesuai.
"Kami tidak ingin melihat di Jawa Barat ada ODGJ yang tidak mendapatkan penanganan," ujar Dedi, Selasa (21/7/2026) dikutip dari laman resmi Bapenda Jabar.
Selain penanganan ODGJ, Dedi juga menginstruksikan agar pengemis yang ditemukan di ruang publik segera diarahkan ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan agar mereka mendapatkan pembinaan dan solusi yang lebih berkelanjutan sehingga tidak kembali mengemis di jalan.
Instruksi serupa juga diberikan terhadap manusia silver yang beraktivitas di jalanan. Mereka diminta dibawa ke Dinas Sosial untuk memperoleh penanganan sesuai kebutuhan masing-masing.
Dedi turut menyoroti keberadaan pengamen. Menurutnya, pengamen yang tidak memiliki kemampuan bermusik atau bernyanyi secara memadai sebaiknya mendapatkan pembinaan melalui Dinas Sosial. Sementara itu, pengamen yang memang memiliki kualitas seni tetap mendapat pengecualian.
"Yang memiliki kualitas berkesenian yang memadai tentu berbeda. Yang menjadi perhatian adalah aktivitas mengamen yang dilakukan sekadarnya tanpa kualitas," katanya.
Ia menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota dalam menciptakan wilayah yang lebih bersih, rapi, indah, serta tertib.
Baca Juga: Minta Ganti Rugi, Roy Suryo: Saya Tidak Cari Rente
Dalam kesempatan yang sama, Dedi juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang yang mulai menata kawasan kumuh di Cikampek. Menurutnya, penataan kawasan yang selama puluhan tahun dinilai semrawut tersebut menjadi contoh keberanian pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Dedi pun mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah mewujudkan Jawa Barat yang aman dan nyaman.
"Mari bersama-sama menjaga lingkungan. Bebaskan Jawa Barat dari begal, bebaskan Jawa Barat dari kekumuhan, dan bebaskan Jawa Barat dari kesemrawutan," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: