Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kuasai 25% Pasar Asuransi Jiwa Syariah, Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

        Kuasai 25% Pasar Asuransi Jiwa Syariah, Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan Kredit Foto: Prudential Syariah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah setelah membukukan pendapatan kontribusi sebesar Rp1,05 triliun pada kuartal I 2026 dengan pangsa pasar sekitar 25%. Di saat yang sama, total aset perseroan tumbuh 19% secara tahunan menjadi Rp8 triliun.

        Kinerja tersebut turut mengantarkan Prudential Syariah meraih tiga penghargaan di tingkat nasional dan internasional, yakni International Sharia Life Insurer of the Year pada Insurance Asia Awards 2026, Sharia Life Insurance Market Leader pada Insurance Market Leaders Award 2026, serta Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Semua Kelas Aset dalam Anugerah Asuransi Indonesia 2026.

        Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk memperkuat ekosistem perlindungan syariah di tengah masih rendahnya penetrasi asuransi syariah di Indonesia.

        “Ketiga penghargaan ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat peran sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia,” ujar Vivin.

        Menurutnya, Prudential Syariah akan memfokuskan strategi bisnis pada tiga aspek utama, yakni penguatan layanan digital, pengembangan produk dan distribusi, serta perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah.

        Pada sisi layanan, perusahaan mengembangkan proses klaim berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan memperkuat platform digital PRUServices untuk meningkatkan pengalaman nasabah.

        Sementara itu, dari sisi distribusi, Prudential Syariah memperkuat kemitraan bancassurance dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) serta meningkatkan kompetensi lebih dari 67 ribu tenaga pemasar syariah berlisensi.

        “Penetrasi asuransi syariah masih di bawah 1%, sehingga ruang pertumbuhannya masih sangat besar,” kata Vivin.

        Selain memperluas layanan, perusahaan juga mengembangkan portofolio produk, antara lain PRUSehat Syariah untuk perlindungan kesehatan, PRUCritical Amanah untuk perlindungan penyakit kritis, serta PRUTahapan Cemerlang sebagai produk perencanaan dana pendidikan.

        Di sisi lain, Prudential Syariah juga memperluas program literasi dan inklusi keuangan syariah melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga.

        Baca Juga: Prudential Ungkap Tantangan Keuangan Gen Z di Era Digital

        Baca Juga: Prudential Syariah Catat Pangsa Pasar 22%, Klaim Tumbuh di Atas Industri

        Bersama LAZ Al-Azhar, perusahaan mengembangkan program SIGAP (Satu Inspirasi Generasi Berdampak) dan Satu Social Space di kawasan Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta. Program tersebut menjadi wadah edukasi literasi keuangan syariah, pemberdayaan UMKM, serta pengembangan generasi muda.

        Sepanjang 2025, perusahaan menyebut lebih dari satu juta masyarakat telah memperoleh manfaat dari berbagai program literasi dan inklusi keuangan syariah yang dijalankan bersama organisasi keagamaan, perguruan tinggi, dan komunitas.

        Kinerja Prudential Syariah sejalan dengan pertumbuhan industri asuransi jiwa syariah yang masih memiliki ruang ekspansi besar mengingat tingkat penetrasi yang relatif rendah. Perseroan menilai inovasi layanan digital, penguatan jaringan distribusi, dan peningkatan literasi menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan industri dalam beberapa tahun ke depan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: