- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
HERO Ditinggal Dua Petinggi Sekaligus, Komisaris dan Direktur Resmi Mundur
Kredit Foto: Lestari Ningsih
PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mengumumkan pengunduran diri dua anggota jajarannya, yakni Komisaris Wee Lee Loh dan Direktur Paulus Raharja.
Sekretaris Perusahaan HERO, Iwan Nurdiansyah mengatakan, perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari kedua pejabat tersebut. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, permohonan tersebut akan dibahas dan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026.
"Perseroan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi serta dedikasi yang telah diberikan oleh Bapak Wee Lee Loh dan Bapak Paulus Raharja selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di perseroan," ujar Iwan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti dikutip Rabu (23/7/2026).
Wee Lee Loh merupakan warga negara Singapura yang berdomisili di Hong Kong. Dia memulai karier di sektor swasta sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik dan telah bekerja di lebih dari 10 negara.
Dia bergabung dengan HERO pada September 2023 sebagai Group Chief Digital Officer, di mana beliau berperan dalam mendorong pertumbuhan bisnis digital grup.
Sebelum bergabung dengan HERO, dia pernah menduduki berbagai posisi manajemen senior di Lazada Group, baik di tingkat regional maupun negara, dengan fokus pada pengembangan korporasi, inovasi, dan manajemen bisnis.
Sebagai CEO Lazada Singapura, dia memimpin Lazada marketplace serta RedMart, platform belanja bahan makanan online terkemuka di Singapura, dan berhasil mentransformasi bisnis menuju pertumbuhan dan keberlanjutan. Saat di Lazada, dia juga pernah ditempatkan di Indonesia dan memimpin CEO Office serta bisnis LazMall.
Wee Lee Loh juga pernah memegang posisi kepemimpinan di dua perusahaan teknik dan teknologi yang tercatat di Bursa Singapura, dengan tanggung jawab pada strategi, pengembangan korporasi, dan operasi bisnis di berbagai lokasi.
Dia turut memimpin dan mengembangkan bisnis-bisnis baru di sektor energi, infrastruktur, robotika, otomotif, dan bidang terkait kecerdasan buatan (AI). Sejak April 2025, dia dipercaya menjabat Group Chief Digital and yuu Rewards Officer DFI Retail Group dengan tanggung jawab mengelola bisnis yuu Rewards, Retail Analytics, dan Retail Media.
Baca Juga: BEI Curiga Sama Lonjakan Saham MPRO Milik Dato Sri Tahir, Investor Diminta Waspada
Baca Juga: BEI Pantau 59 Emiten Berpotensi Delisting, Waskita, WIKA, dan Indofarma Masuk Daftar
Baca Juga: BEI Pantau Keras Saham JELI Akibat Anjlok Parah
Sedangkan Paulus memiliki lebih dari 16 tahun pengalaman di bidang keuangan, dengan berbagai posisi kunci di perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia. Dia memiliki rekam jejak yang kuat di tingkat nasional maupun regional, serta dikenal atas kolaborasinya dengan tim global.
Karier profesionalnya dimulai pada tahun 2009 sebagai Sales Supervisor di PT Astra International Tbk. Pada tahun 2011, dia bergabung dengan DFI Retail Group sebagai Finance Analyst.
Setahun kemudian, dia kembali ke PT Astra International Tbk sebagai Group Treasury Analyst. Pada periode 2014-2016, dia menjabat sebagai Head of Treasury, Investor Relations, serta Financial Planning & Analysis di PT Astra Otoparts Tbk.
Selanjutnya, pada tahun 2016, Paulus kembali bergabung dengan DFI Retail Group sebagai General Manager Treasury, Corporate Finance, dan Investor Relations. Pada periode 2017-2021, dia menjabat sebagai Southeast Asia Finance Manager di Cold Storage Singapore yang merupakan bagian dari DFI Retail Group.
Kemudian, pada tahun 2021-2023, beliau diangkat sebagai Chief Financial Officer di DFI Lucky, anak perusahaan DFI Retail Group. Pada Juli 2023, Paulus bergabung dengan PT Rumah Mebel Nusantara sebagai Finance Director (IKEA Indonesia).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: