Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, mempertanyakan siapa sebenarnya yang disindir Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDI-P, Pramono Anung, ketika menyatakan bahwa orang yang meninggalkan partainya tidak akan pernah menjadi besar.
Menurut Dede, sejumlah tokoh justru menjadi besar setelah hengkang dari partainya, seperti Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Subianto, hingga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
"Bang Gubernur mungkin lupa sejarah. Megawati Soekarno Putri ninggalin PDI, bikin PDP-Perjuangan. Prabowo Subianto ninggalin Golkar bikin Gerindra. Surya Paloh ninggalin Golkar bikin Nasdem. Semuanya jadi besar. Yang dimaksud siapa yah?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (23/7).
Sebelumnya, Pramono mengatakan bahwa ketika seseorang meninggalkan partainya, maka orang itu tidak akan pernah menjadi besar.
Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikannya saat menghadiri pelantikan Ketua DPC PKB se-Indonesia di Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026) malam.
"Prestasi PKB dan juga kepemimpinan Bapak Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sudah sangat teruji. Tadi saya bisik-bisik sama beliau, 'Cak, hafal enggak? Semua orang yang meninggalkan partainya, enggak pernah ada yang menjadi besar'," ujar Pramono.
Baca Juga: Saat Megawati Menegur Gubernur Pramono
Ia tidak menyebutkan siapa nama orang yang dimaksud, hanya mengatakan bahwa di PDI-P pernah ada dan PKB pun sama.
"Di PDI-Perjuangan ada, di PKB juga ada. Dan inilah yang kemudian makin membuat kokoh," sambungnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: