Teheran Kecam Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Iran mengecam keputusan Inggris yang mengizinkan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan dan fasilitas militer Inggris untuk mendukung serangan terhadap Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional. Teheran bahkan menyebut langkah London sebagai bentuk agresi terhadap Iran.
Kecaman itu disampaikan Kemenlu Iran pada Kamis (23/7) melalui sebuah pernyataan resmi. Pemerintah Iran menilai keputusan Inggris mendukung operasi militer AS dan Israel sebagai pelanggaran terhadap kewajiban internasional untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Iran.
Menurut Teheran, penyediaan wilayah suatu negara untuk digunakan negara lain dalam melakukan tindakan agresi terhadap negara ketiga dapat dikategorikan sebagai tindakan agresi. Iran merujuk pada Resolusi 3314 Majelis Umum PBB terkait definisi agresi.
Kemenlu Iran menegaskan bahwa negaranya akan mempertahankan integritas wilayah, kedaulatan nasional, kepentingan, serta keamanan dari setiap bentuk agresi asing.
Teheran juga memperingatkan pihak mana pun yang turut berpartisipasi dalam serangan militer terhadap Iran, baik secara langsung maupun tidak langsung, akan bertanggung jawab atas konsekuensi yang ditimbulkan.
"Setiap pihak yang berpartisipasi dalam bentuk apa pun dalam agresi militer terhadap Iran akan bertanggung jawab atas konsekuensinya," demikian pernyataan Kemenlu Iran.
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham dilaporkan menyetujui penggunaan sejumlah pangkalan militer Inggris untuk mendukung operasi militer AS terhadap Iran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: