Kredit Foto: Istimewa
PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) melalui merek dagangnya Fox Logger terus menunjukkan ketahanan kinerja di tengah dinamika perekonomian nasional dan global.
Di tengah perlambatan aktivitas ekonomi di sejumlah sektor, tekanan terhadap daya beli, serta pelemahan nilai tukar Rupiah yang meningkatkan biaya bagi banyak pelaku usaha, Perseroan tetap mampu membukukan pertumbuhan kinerja yang positif pada Semester I 2026.
Pada semester I 2026, Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 12% dibandingkan Semester I 2025. Di saat yang sama, laba kotor meningkat 20% secara tahunan (year-on-year), mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga kualitas pendapatan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan strategi bisnis di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Manajemen meyakini bahwa pencapaian tersebut merupakan bukti ketahanan model bisnis Perseroan dan menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan
ekspansi berbasis teknologi. Seiring implementasi Artificial Intelligence (AI) yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga pertengahan 2028, Perseroan optimistis dapat terus meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menangkap peluang pertumbuhan ketika kondisi ekonomi nasional kembali bergerak lebih kondusif.
Perseroan menargetkan implementasi AI secara bertahap hingga pertengahan 2028, dengan sasaran sekitar 90% komposisi tenaga kerja berada pada level Supervisor dan Manager, didukung sistem AI yang mengotomatisasi berbagai aktivitas administratif dan operasional yang bersifat repetitif.
Transformasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kegiatan operasional dan proses bisnis hingga 45%, mempercepat pengambilan keputusan manajemen melalui pemanfaatan data secara real-time, meningkatkan kepuasan serta retensi pelanggan, sekaligus memperkuat citra Fox Logger sebagai perusahaan teknologi yang mengedepankan inovasi dalam menyederhanakan proses bisnis pelanggan.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan arah Perseroan untuk menjadi pelopor solusi Internet of Things (IoT) transportasi darat yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan bernilai tambah bagi pelanggan.
Baca Juga: Pendapatan Naik, Tapi PP Presisi (PPRE) Merugi Rp162,79 Miliar pada Semester I 2026
Baca Juga: Pendapatan Adhi Karya Anjlok 18,37% di Semester I, Kini Jadi Rp3,11 Triliun
“Kami terus fokus dalam memperkuat teknologi AI yang dapat menyederhanakan proses bisnis perusahaan kami. Kami sangat yakin bahwa kalau perusahaan kami sendiri sudah baik dalam implementasi AI, maka konsumen akan percaya dan memilih kami sebagai rekan kerja dalam membantu mereka memonitor pergerakan kendaraan yang ada dan pada akhirnya kami tetap menjadi pemenang dalam kompetisi di industri IoT transportasi darat di Indonesia," kata Alamsyah selaku CEO dari emiten IOTF.
Perseroan meyakini bahwa penerapan AI secara menyeluruh tidak hanya akan meningkatkan produktivitas internal, tetapi juga memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri teknologi yang semakin dinamis.
Dengan fondasi teknologi yang terus diperkuat, Fox Logger optimistis mampu menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: