Trump: Hanya yang Paham Dahsyatnya Senjata Nuklir Mengerti Kenapa Amerika Menyerang Iran
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali membela kebijakan kerasnya terhadap Iran. Menurutnya, seluruh langkah yang diambilnya, termasuk operasi militer dan tekanan ekonomi, memiliki satu tujuan utama, yakni memastikan mereka tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Trump menegaskan bahwa alasan di balik kebijakan tersebut hanya benar-benar dapat dipahami oleh mereka yang mengerti besarnya ancaman dari senjata nuklir. Ia mengungkit soal betapa besar ancaman persenjataan nuklir menurut pandangannya.
Baca Juga: Iran di Ambang Krisis Keuangan, Amerika Serikat: Teheran Sudah Tak Mampu Bayar Para Pejuangnya
"Jika Anda memahami kekuatan senjata nuklir, Anda akan mengerti sepenuhnya apa yang saya katakan," kata Trump, dikutip Selasa (28/7/2026).
Adapun Amerika Serikat menurutnya saat ini berada di posisi yang menguntungkan dalam menghadapi Iran. Ia bahkan mengklaim tengah menang besar melawan negara tersebut di Timur Tengah.
"Kami menang besar melawan Iran. Kami memastikan mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa langkah Washington semata-mata bertujuan melindungi keamanan negaranya.
"Kami membuat negara ini aman karena kami tidak akan membiarkan orang-orang gila memiliki senjata nuklir," ujarnya.
Trump menjelaskan bahwa dasar kebijakannya, sesungguhnya sangat sederhana. Menurutnya, setiap pertanyaan mengenai alasan mereka mengambil tindakan dapat dijawab dengan satu kalimat, yakni memastikan senjata nuklir tak dimiliki oleh Iran.
"'Mengapa kita melakukan ini?' Katakan saja, 'Karena kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir.' Sangat sederhana. Hanya itu yang perlu Anda katakan," ujar Trump.
Sebelumnya, Trump memang terus meningkatkan tekanan terhadap negara itu melalui kombinasi operasi militer, sanksi ekonomi, dan jalur diplomasi. Washington berulang kali menegaskan bahwa senjata nuklir tak boleh dimiliki oleh Iran.
Baca Juga: Alumni UGM: Ijazah Jokowi Katanya Palsu, Tapi Dimana Letak Kepalsuannya?
Sementara itu, Iran selama ini menyatakan bahwa program nuklirnya bertujuan untuk kepentingan damai dan membantah tuduhan bahwa mereka sedang mengembangkan senjata nuklir.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: