Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Produksi Nikel PT Vale Capai 16.153 Ton pada Kuartal II, Naik 19%

        Produksi Nikel PT Vale Capai 16.153 Ton pada Kuartal II, Naik 19% Kredit Foto: Vale Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat produksi nikel dalam matte sebesar 16.153 metrik ton pada kuartal II 2026, meningkat sekitar 19% dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 13.620 ton.

        Kenaikan tersebut ditopang oleh rampungnya pembangunan kembali Tanur Listrik (Electric Furnace) 3 pada Juni 2026 sehingga memperkuat kinerja operasional perusahaan. 

        Dengan capaian tersebut, total produksi nikel dalam matte PT Vale sepanjang semester I 2026 mencapai 29.773 ton.

        Meski produksi pada kuartal II berhasil pulih, realisasi semester pertama masih turun sekitar 16,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 35.584 ton. 

        Manajemen PT Vale menyatakan peningkatan produksi pada kuartal II mencerminkan membaiknya kinerja operasional setelah proyek pembangunan kembali Tanur Listrik 3 selesai. 

        Perseroan juga tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keandalan operasional dalam meningkatkan kapasitas produksi.

        "Pada 2T26, PT Vale memproduksi 16.153 metrik ton (ton) nikel dalam matte, meningkat sekitar 19% dibandingkan 13.620 ton pada 1T26. Dengan demikian, total produksi nikel matte pada semester pertama 2026 mencapai 29.773 ton,"tulis manajemen PT Vale dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

        Selain meningkatkan produksi nikel matte, PT Vale juga mencatat pertumbuhan penjualan bijih nikel dari proyek pengembangannya. 

        Di Blok Bahodopi, penjualan bijih nikel saprolit mencapai 1,07 juta wet metric ton (wmt) pada kuartal II 2026, meningkat dari 886.094 wmt pada kuartal sebelumnya. 

        Secara kumulatif, penjualan semester I mencapai 1,96 juta wmt. 

        Sementara itu, penjualan bijih nikel di Blok Pomalaa melonjak menjadi 495.601 wmt pada kuartal II dari 88.983 wmt pada kuartal I. 

        Baca Juga: Pemegang Saham Vale SA Tunjuk Oliveira Jadi Chairman, Akhiri Polemik Pergantian

        Baca Juga: Autoclave Tiba, Proyek HPAL Vale di Morowali Makin Dekat Beroperasi

        Dengan demikian, total penjualan semester I mencapai 584.584 wmt, jauh lebih tinggi dibandingkan capaian semester I 2025 sebesar 147.491 wmt. 

        Perseroan menilai peningkatan volume produksi dan penjualan tersebut memperkuat fondasi operasional perusahaan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang sekaligus menjaga target produksi tahun ini.

        "Perseroan tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target produksi tahunan, serta berada dalam posisi yang baik untuk memanfaatkan fundamental pasar nikel yang kondusif," tulis manajemen. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: