Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Melesat ke Level 6.219, Mayoritas Saham Kompak Menguat

        IHSG Melesat ke Level 6.219, Mayoritas Saham Kompak Menguat Kredit Foto: Uswah Hasanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,54% atau bertambah 33,26 poin ke level 6.219,62, dari penutupan sebelumnya di posisi 6.186,36.

        Penguatan indeks turut diiringi aktivitas perdagangan yang cukup aktif. Hingga awal sesi, nilai transaksi tercatat mencapai Rp165,66 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 371,27 juta saham yang ditransaksikan dalam 30.123 kali transaksi. Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI mencapai sekitar Rp10.877 triliun.

        Penguatan IHSG didukung oleh mayoritas saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat 333 saham menguat, 57 saham melemah, dan 234 saham diperdagangkan stagnan.

        Dalam riset hariannya, BNI sekuritas memprediksi IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada Jumat (31/7/2026), setelah ditutup naik 1,56% pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan indeks juga ditopang oleh aksi beli investor asing yang membukukan net buy sekitar Rp100 miliar.

        Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan saham-saham yang paling banyak diborong investor asing pada perdagangan sebelumnya antara lain BBCA, TINS, TLKM, INCO, dan BBNI.

        Menurut Fanny, secara teknikal IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance kuat di kisaran 6.200-6.300. Namun, ia mengingatkan investor untuk mewaspadai potensi koreksi apabila indeks belum mampu menembus level 6.300.

        Baca Juga: Investor Asing Net Sell Rp95 Triliun, OJK Pastikan Bukan Tanda Pasar RI Sedang Sakit

        Baca Juga: Demutualisasi BEI Masuk Babak Akhir, OJK Bidik Rampung September

        Baca Juga: BEI Minta Investor Tenang usai Perry Warjiyo Mundur dari Kursi Gubernur BI

        "IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan menuju resistance kuat di area 6.200-6.300. Namun, jika belum mampu menembus level 6.300, ada potensi terjadi koreksi kembali," ungkap dia.

        Fanny memperkirakan level support IHSG berada di kisaran 6.050-6.130, sedangkan level resistance berada pada area 6.200-6.300.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: