Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bulog Sumut Siapkan 450 Ton Beras SPHP per Hari Redam Gejolak Harga

        Bulog Sumut Siapkan 450 Ton Beras SPHP per Hari Redam Gejolak Harga Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
        Warta Ekonomi, Sumatera Utara -

        Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara meningkatkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi 450 ton per hari untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga beras menjelang puncak panen gadu yang diperkirakan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

        Langkah tersebut dilakukan menyusul potensi berkurangnya pasokan beras ke pasar karena volume panen saat ini belum mencapai puncaknya.

        Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan distribusi beras SPHP diperluas ke pasar tradisional, Rumah Pangan Kita (RPK), kantor dan gudang Bulog, serta melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bekerja sama dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

        "Memang terdapat potensi penurunan pasokan beras ke pasar, mengingat saat ini musim panen gadu baru mulai berlangsung sehingga volume panen belum mencapai puncaknya. Jadi kami perbanyak titik pendistribusian beras SPHP," kata Budi, Kamis (6/8/2026).

        Menurut Budi, distribusi beras SPHP kini ditingkatkan dari sebelumnya 300 ton per hari menjadi 450 ton per hari dan dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

        Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan.

        "Distribusi terus kami tambah, dari sebelumnya 300 ton per hari menjadi 450 ton per hari. Masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP di pasar-pasar terdekat, warung sembako RPK, outlet di depan kantor dan gudang Bulog, serta melalui Gerakan Pangan Murah kerja sama dengan TNI/Polri dan pemerintah daerah," ujarnya.

        Selain di jaringan Bulog, beras SPHP juga tersedia di gerai Indomaret dan sejumlah ritel modern lainnya. Bulog memastikan harga eceran tertinggi (HET) tetap mengacu pada ketentuan pemerintah, yakni Rp13.100 per kilogram atau Rp65.500 per kemasan 5 kilogram.

        Tak hanya beras SPHP, Bulog Sumut juga memperkuat pasokan beras premium di ritel modern. Perseroan menggandeng sejumlah penggilingan padi untuk memasok beras premium ke berbagai jaringan ritel.

        "Kami telah bekerja sama dengan beberapa penggilingan padi untuk memasok beras premium ke ritel modern seperti Berastagi Supermarket. Kami juga akan terus meningkatkan jumlah kerja sama ini sehingga beras premium dapat tersedia di lebih banyak ritel modern," kata Budi.

        Baca Juga: Bulog: Program MBG Kita Berikan Semuanya yang Premium

        Baca Juga: Swasembada Di Jalur yang Tepat! Pengadaan Beras Bulog Capai 87 Persen, Target 4 Juta Ton Tinggal Selangkah

        Bulog memastikan harga beras premium yang dipasarkan juga mengikuti ketentuan pemerintah, yakni maksimal Rp15.400 per kilogram atau Rp77.000 per kemasan 5 kilogram.

        Menurut Budi, upaya peningkatan distribusi beras SPHP dan penguatan pasokan beras premium mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai bagian dari strategi menjaga ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Khairunnisak Lubis
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: