Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ekonom Nilai Destry Pilihan Tepat Prabowo, Tantangan Gubernur BI Berikutnya Makin Kompleks

        Ekonom Nilai Destry Pilihan Tepat Prabowo, Tantangan Gubernur BI Berikutnya Makin Kompleks Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif. Pilihan tersebut dinilai tepat karena pengalaman Destry dianggap cukup lengkap untuk menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

        Penilaian itu disampaikan Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian. Menurutnya, Destry memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi dan moneter.

        Fakhrul menyebut Destry bukan hanya memiliki pengalaman di bank sentral. Ia juga pernah berkecimpung di dunia akademik, pasar keuangan, perbankan, hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

        “Kombinasi pengalaman seperti ini sangat penting ketika tantangan bank sentral semakin kompleks,” kata Fakhrul di Jakarta, Senin (10/8/2026).

        Menurut Fakhrul, tantangan Gubernur BI berikutnya tidak lagi sebatas menjaga inflasi atau menentukan arah suku bunga. Perubahan struktur ekonomi global membuat bank sentral harus menghadapi persoalan yang jauh lebih luas.

        Teknologi dan kecerdasan artifisial (AI), digitalisasi, fragmentasi perdagangan global, perubahan rantai pasok, transisi energi, hingga perubahan demografi mulai mengubah cara perekonomian bekerja.

        Ketidakpastian geopolitik juga menjadi faktor yang semakin penting dalam menentukan arah ekonomi global. Kondisi tersebut membuat bank sentral dituntut mampu membaca perubahan jangka panjang, bukan hanya merespons gejolak ekonomi dalam jangka pendek.

        “Perubahan yang sedang terjadi bukan sekadar perubahan siklus ekonomi, tetapi perubahan struktur ekonomi dunia. Karena itu, bank sentral harus mampu membaca perubahan jangka panjang, bukan hanya mengelola fluktuasi jangka pendek,” ujar Fakhrul.

        Ia menilai pengalaman Destry di berbagai sektor dapat menjadi modal menghadapi perubahan tersebut. Terlebih, Destry saat ini sudah berada di lingkungan BI dan dipercaya menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.

        Fakhrul juga menyoroti pekerjaan rumah BI setelah fase stabilisasi berhasil menjaga kredibilitas kebijakan serta stabilitas nilai tukar. Tantangan berikutnya adalah memastikan stabilitas tersebut dapat diterjemahkan menjadi kondisi likuiditas yang lebih sehat.

        Selain itu, efektivitas transmisi kebijakan moneter juga perlu diperkuat agar keputusan bank sentral dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap perekonomian.

        Di sisi lain, independensi BI dinilai tetap harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan kebijakan. Namun, independensi tersebut perlu berjalan beriringan dengan koordinasi bersama pemangku kebijakan lainnya.

        Fakhrul berharap pergantian kepemimpinan di BI nantinya tidak hanya menjadi pergantian figur. Momentum tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memperkuat kapasitas riset bank sentral dalam membaca perubahan struktural ekonomi dunia.

        Baca Juga: Perjalanan Panjang Destry Damayanti, Kini Jadi Calon Tunggal Gubernur BI Pilihan Prabowo

        Sementara itu, Prabowo telah mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait pengajuan Destry sebagai calon Gubernur BI definitif. Surpres tersebut diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada pimpinan DPR pada Senin (10/8/2026).

        Prasetyo mengatakan Destry merupakan satu-satunya nama yang diajukan Presiden untuk posisi Gubernur BI. Surpres tersebut diserahkan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

        Dengan pengajuan tersebut, Destry kini menunggu proses pembahasan di DPR sebelum dapat ditetapkan sebagai Gubernur BI definitif untuk menggantikan Perry Warjiyo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: