Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IKN Tawarkan Insentif Fiskal untuk Jawa Tengah, Investasi Swasta Sudah Rp74,54 Triliun

        IKN Tawarkan Insentif Fiskal untuk Jawa Tengah, Investasi Swasta Sudah Rp74,54 Triliun Kredit Foto: PTPP
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jawa Tengah berpeluang mendapatkan insentif fiskal jika ikut masuk dalam pengembangan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Tawaran tersebut disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

        Basuki mengatakan kolaborasi dengan daerah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem IKN. Jawa Tengah dinilai dapat menjadi salah satu mitra strategis, baik melalui investasi maupun kerja sama di berbagai sektor pendukung pembangunan Nusantara.

        "Kami selalu melayani investor yang masuk. Apabila Jawa Tengah menjadi mitra Otorita IKN nantinya akan ada insentif fiskal," ujar Basuki dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (10/8/2026).

        Peluang kerja sama yang ditawarkan tidak hanya berkaitan dengan penanaman modal. Otorita IKN juga membuka ruang kolaborasi di sektor penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif hingga pariwisata.

        Tawaran tersebut muncul ketika Otorita IKN terus memperluas keterlibatan berbagai daerah dalam pembangunan Nusantara. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi dapat mengambil peran dalam membangun aktivitas ekonomi di ibu kota baru.

        Dari sisi pendanaan, pembangunan IKN saat ini ditopang oleh sejumlah skema, mulai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), investasi swasta, hingga hibah.

        Nilai investasi swasta yang telah masuk ke IKN tercatat mencapai Rp74,54 triliun. Sementara itu, proyek yang menggunakan skema KPBU telah mencapai Rp134,22 triliun.

        Besarnya nilai tersebut menunjukkan ruang investasi di IKN masih terbuka luas, termasuk bagi pemerintah daerah maupun pelaku usaha dari Jawa Tengah. Kolaborasi antardaerah diharapkan dapat memperluas rantai ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan kawasan Nusantara.

        Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut positif peluang kerja sama yang ditawarkan Otorita IKN. Menurutnya, semangat kolaborasi yang selama ini diterapkan dalam pembangunan Jawa Tengah dapat dibawa ke kerja sama dengan Nusantara.

        Baca Juga: Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Kawasan DPR di IKN Sesuai Target

        "Kami membangun Jawa Tengah secara kolaboratif dengan merangkul seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat," ujar Luthfi.

        Luthfi sebelumnya hadir bersama jajaran bupati dan wakil bupati se-Jawa Tengah dalam kunjungan ke Otorita IKN. Pertemuan tersebut membahas potensi kolaborasi sekaligus peluang investasi yang dapat dikembangkan antara Jawa Tengah dan Nusantara.

        Melalui kerja sama tersebut, Otorita IKN dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap hubungan antardaerah tidak berhenti pada investasi. Kolaborasi juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru dan memberikan manfaat bagi pembangunan Nusantara maupun Jawa Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: