Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gempa NTT Jadi Perhatian Negara Tetangga, Australia dan Malaysia Sampaikan Dukungan

        Gempa NTT Jadi Perhatian Negara Tetangga, Australia dan Malaysia Sampaikan Dukungan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian dari negara-negara tetangga Indonesia. Australia dan Malaysia melalui kedutaan besar masing-masing di Jakarta menyampaikan simpati kepada masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

        Kedutaan Besar Australia di Jakarta menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan masyarakat yang terdampak gempa NTT. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kedubes Australia pada Minggu.

        "Australia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada teman-teman dan mitra kami di Indonesia, serta kepada semua pihak yang terdampak oleh gempa bumi di Nusa Tenggara Timur," demikian pernyataan Kedubes Australia.

        Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Malaysia melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta. Malaysia menyampaikan simpati kepada warga yang terdampak sekaligus berharap proses penanganan bencana dapat berjalan dengan lancar.

        "Pihak Kedutaan menyampaikan simpati kepada warga yang terdampak gempa dan semoga penanganan situasi di lapangan oleh pihak berwenang Republik Indonesia berjalan dengan lancar," demikian unggahan Kedubes Malaysia di Instagram.

        Baca Juga: Gempa NTT, Polri Kirim 2,5 Ton Bantuan hingga 648 Porsi Makanan Siap Saji

        Perhatian dari kedua negara tersebut datang setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu pagi. Gempa tersebut berdampak ke sejumlah wilayah dan memicu proses penanganan serta pendataan korban.

        Berdasarkan laporan sementara yang diterima Kementerian Sosial (Kemensos), sejumlah wilayah mengalami dampak gempa, terutama Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ende. Sekitar 2.000 jiwa dilaporkan terdampak, sementara jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan.

        Besarnya dampak bencana juga terlihat dari jumlah korban meninggal dunia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data sementara hingga Sabtu pukul 18.48 WIB menunjukkan total 47 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

        Data korban dan dampak kerusakan masih dapat berubah seiring proses asesmen di lapangan. Pemerintah Indonesia bersama berbagai unsur terkait terus melakukan pendataan serta penanganan terhadap masyarakat yang terdampak gempa.

        Sementara itu, dukungan Australia dan Malaysia menjadi bentuk perhatian dari negara tetangga terhadap kondisi masyarakat NTT. Kedua negara berharap proses penanganan bencana yang dilakukan pemerintah Indonesia dapat berlangsung aman dan lancar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: