Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Modal Penting Geopolitik Prabowo, Megawati Bandingkan Indonesia dengan Iran

        Modal Penting Geopolitik Prabowo, Megawati Bandingkan Indonesia dengan Iran Kredit Foto: PDIP
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membandingkan kondisi Indonesia dengan Iran dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia. 

        Menurut Megawati, Indonesia perlu belajar dari persatuan rakyat Iran yang dinilainya menjadi salah satu kekuatan negara tersebut dalam menghadapi tekanan negara adidaya.

        Hal itu disampaikan Megawati saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di Halaman Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

        Megawati awalnya berbicara mengenai geopolitik dan posisi negara-negara besar di dunia. Ia kemudian menyinggung Iran yang menurutnya mampu bertahan menghadapi tekanan Amerika Serikat.

        "Amerika yang katanya negara super power menurut saya kok sampai hari ini tidak bisa mengalahkan Iran," kata Megawati.

        Megawati mempertanyakan faktor yang membuat Iran mampu bertahan. Menurut dia, ketahanan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan ekonomi atau uang, tetapi juga oleh persatuan rakyatnya.

        "Itu bukan hanya karena uang, tapi apa? Persatuan bangsa Iran itu luar biasa. Coba bayangkan, tidak terpecah belah," ujarnya.

        Megawati bahkan mengatakan Iran memiliki sejarah panjang sebagai sebuah negara. Ia mengaku mempelajari sejarah Iran dan melihat persatuan rakyat sebagai salah satu hal yang menurutnya patut menjadi pelajaran bagi Indonesia.

        Baca Juga: Bukan Karena Ekonomi, Ini Kata Megawati Soal AS Masih Belum Mampu Kalahkan Iran

        "Iran itu sebuah negara. Hampir ribuan tahun ia tidak pernah terkalahkan. Kenapa? Karena rakyatnya bergotong royong, bersatu padu menjadi satu," kata Megawati.

        Dari perbandingan tersebut, Megawati kemudian mengajak masyarakat Indonesia memperkuat persatuan. Ia menilai Indonesia juga harus memiliki sikap yang sama dalam menjaga wilayah dan kedaulatan negara.

        "Kalau akan mulai ada orang yang mengambil namanya daerah kita, apakah kita akan biarkan saja? Kita ini harusnya bersatu padu, tetap menjadi yang namanya Indonesia bisa abadi," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: