Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investor GPSO Melonjak 43,8%, Pemegang Saham Tembus 6.430 Orang

        Investor GPSO Melonjak 43,8%, Pemegang Saham Tembus 6.430 Orang Kredit Foto: Muhammad Adimaja
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Jumlah investor PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melonjak tajam sepanjang Juli 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dirilis perseroan pada 7 Agustus 2026, jumlah pemegang saham dengan Single Investor Identification (SID) bertambah 1.960 investor dalam sebulan.

        Kenaikan tersebut membuat total pemegang saham GPSO meningkat 43,84%, dari 4.470 investor pada Juni menjadi 6.430 investor pada akhir Juli 2026.

        Lonjakan jumlah investor turut diikuti perubahan komposisi kepemilikan saham. PT PIMSF selaku pemegang saham utama sekaligus pengendali meningkatkan kepemilikannya dari 250,87 juta saham atau 37,63% menjadi 310,98 juta saham atau 42,40% dari total saham tercatat.

        Sementara itu, Direktur Utama GPSO Dionysius Tjokro tercatat memiliki 14.500 saham atau sekitar 0,00%. Adapun Kurniawan Eddy Tjokro tetap menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan.

        Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melalui verifikasi Know Your Customer (KYC), investor individu menjadi kelompok dengan kepemilikan terbesar, yakni 360,10 juta saham. Posisi berikutnya ditempati investor korporasi dengan 353,20 juta saham.

        Baca Juga: Asing Paling Banyak Jual Saham Indosat (ISAT), Nilainya Rp131,31 Miliar

        Baca Juga: Investor Asing Cabut Rp1 Triliun dari Bursa Usai Pidato Prabowo di DPR

        Baca Juga: Asing Kembali Borong Saham, Net Buy Rp112,88 Miliar di Sesi I

        Kepemilikan lainnya tersebar pada private bank sebanyak 12,30 juta saham, lembaga keuangan 6,90 juta saham, CV/partnership 554.300 saham, afiliasi pengendali 454.600 saham, perbankan 314.000 saham, serta penasihat investasi 45.600 saham.

        Pertumbuhan jumlah investor juga mendorong peningkatan kepemilikan publik. Saham scripless yang dimiliki masyarakat atau pemegang saham di bawah 5% naik dari 380,63 juta saham atau 57,09% pada Juni menjadi 422,42 juta saham atau 57,60% pada Juli 2026.

        Adapun saham free float yang memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V mencapai 419,18 juta saham atau 57,15% dari total 733,42 juta saham GPSO yang tercatat di BEI. Angka tersebut meningkat dari 56,61% pada bulan sebelumnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: