Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Catat Pertumbuhan Signifikan, Bank Mega Syariah Sebut Tren Positif Pembiayaan Konsumer Berlanjut

        Catat Pertumbuhan Signifikan, Bank Mega Syariah Sebut Tren Positif Pembiayaan Konsumer Berlanjut Kredit Foto: Bank Mega Syariah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan konsumer masih menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Otoritas Jasa keuangan (OJK) mencatat kredit konsumsi perbankan nasional tumbuh 5,75% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juni 2026.

        Perkembangan tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari kepemilikan hunian, kebutuhan multiguna, hingga pembiayaan berbasis aset seperti emas.

        Tren positif tersebut turut tercermin pada perkembangan pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah. Perseroan memiliki sejumlah produk pembiayaan konsumer yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu produk yang saat ini menjadi fokus pengembangan adalah Pembiayaan Kepemilikan Emas (Flexi Gold).

        Jika melihat perkembangan portofolio sejak Desember 2025 hingga Juli 2026, Flexi Gold menunjukkan pertumbuhan paling tinggi dibandingkan produk konsumtif lainnya. Outstanding Flexi Gold meningkat 1.796% atau menadi lebih dari Rp42 miliar.

        Baca Juga: Jadi Produk Andalan, Begini Strategi Bank Mega Syariah Genjot Tabungan Haji

        Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengatakan bahwa tingginya pertumbuhan Flexi Gold menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap alternatif pembiayaan yang fleksibel dengan memanfaatkan aset emas yang dimiliki.

        “Kami melihat kebutuhan pembiayaan masyarakat semakin beragam. Salah satu yang menunjukkan perkembangan cukup kuat adalah pembiayaan berbasis emas. Masyarakat tidak hanya melihat emas sebagai aset untuk menjaga nilai, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk memperoleh pembiayaan ketika membutuhkan dana tanpa harus melepaskan kepemilikan aset tersebut. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong perkembangan Flexi Gold sejak mulai kami kembangkan pada akhir 2025,” ujar Benadicto di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

        Ke depan, Bank Mega Syariah akan terus mengembangkan produk pembiayaan konsumer sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dengan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan dan prinsip kehati-hatian. Hingga Juli 2026, portofolio pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah mencapai Rp596,7 miliar, atau bertumbuh sebesar 4,97% secara tahunan (year to date).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Fajar Sulaiman

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: