Momentum Ramadan 1447 H Dongkrak Nasabah dan Dana Murah Bank Mega Syariah
Kredit Foto: Bank Mega Syariah
Bank Mega Syariah mencatatkan kinerja positif sepanjang bulan Ramadan 1447 H melalui berbagai rangkaian kegiatan engagement nasabah yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia. Sepanjang periode Ramadan tahun ini, Bank Mega Syariah menyelenggarakan rangkaian Acara Ramadan Optimal bersama Bank Mega Syariah seperti Event Road To Diantara Doa dan Tausiyah Gen Hajj di Cabang Bank Mega Syariah.
Kegiatan Ramadan Road To Diantara Doa diselenggarakan di 7 kota, yaitu Surabaya, Malang, Semarang, Bandung, Lampung, Palembang, dan Makassar. Kegiatan tersebut menghadirkan kajian inspiratif bersama tokoh agama, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta aktivitas komunitas. Rangkaian kegiatan ini juga dilengkapi oleh program unggulan Ramadan Bank Mega Syariah, yaitu AMAL 2026 (Aktivasi M-Syariah di Bulan Ramadan).
Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengungkapkan rangkaian kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus memperkuat engagement dengan masyarakat, salah satunya melalui berbagai komunitas di tanah air.
"Pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi penting untuk memperluas penetrasi penggunaan layanan perbankan dalam kehidupan sehari-hari seperti tabungan, transaksi digital, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
melalui pendekatan itu, selama periode Ramadan Bank Mega Syariah mencatatkan peningkatan akuisisi dana pihak ketiga (DPK). Berdasarkan data per 21 Maret 2026, total nilai akuisisi DPK baru mencapai lebih dari Rp709 miliar dengan total 5,6 ribu NoA (number of accounts).
“Hal ini mencerminkan semakin kuatnya preferensi nasabah terhadap produk tabungan yang mampu mengoptimalkan imbal hasil secara kompetitif tanpa meninggalkan prinsip syariah. Pada saat yang sama, tren ini juga menegaskan keberhasilan transformasi digital Bank Mega Syariah dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi serta proses pembukaan rekening yang semakin praktis dan dapat dilakukan secara online,” ungkap Benadicto.
Dari sisi transaksi, selama periode Ramadan 2026, jumlah transaksi melalui M-Syariah tercatat lebih dari 230 ribu transaksi dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp243 miliar, atau tumbuh lebih dari 24% secara year on year (yoy). Adapun fitur yang paling banyak digunakan oleh nasabah selama Ramadan meliputi transfer, QRIS, dan top up e-wallet.
Baca Juga: Hadapi Fluktuasi Harga Emas, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi Buy the Dip
Baca Juga: Tumbuh 60%, Funding Korporasi Bank Mega Syariah Tembus Rp5,9 Triliun pada 2025'
Penggunaan transaksi QRIS juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dibandingkan periode Ramadan 2025, jumlah transaksi QRIS meningkat lebih dari 65%, sementara volume transaksi meningkat lebih dari 58%, menandakan semakin luasnya penggunaan pembayaran non-tunai berbasis QR di berbagai merchant.
“Ke depan, Bank Mega Syariah akan terus menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat ekosistem syariah melalui inovasi produk, layanan digital, dan kolaborasi strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” pungkas Benadicto.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait:
Advertisement