Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Presiden Iran Tegaskan Negosiasi dengan AS Bukan Berarti Menyerah

        Presiden Iran Tegaskan Negosiasi dengan AS Bukan Berarti Menyerah Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa keputusan Iran untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) bukan berarti menyerah.

        Ia memastikan Iran tetap akan mempertahankan integritas teritorial dan kepentingan nasionalnya dalam setiap proses perundingan.

        Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi di Teheran, Rabu (19/8/2026). Menurutnya, Iran akan menjalani proses negosiasi secara bertahap dengan tetap menjaga martabat dan kepentingan negara.

        “Dalam proses negosiasi, kami bergerak maju selangkah demi selangkah dengan kekuatan penuh sembari mempertahankan kebijaksanaan, martabat dan kemaslahatan,” ujar Pezeshkian.

        Ia menjelaskan, Iran memiliki sejumlah tujuan utama dalam proses tersebut. Salah satunya adalah mengakhiri perang dan mencabut blokade angkatan laut yang diberlakukan terhadap Iran.

        Selain itu, Iran juga ingin memastikan aset-aset negara yang dibekukan dapat dibebaskan sebelum melanjutkan pembicaraan mengenai program nuklir.

        "Tujuan kami adalah mengakhiri perang, mencabut blokade (angkatan laut anti-Iran), membebaskan aset negara yang dibekukan, dan kemudian (mengadakan) pembicaraan nuklir,” katanya.

        Pernyataan Pezeshkian muncul di tengah perkembangan hubungan Iran dan AS yang kembali memanas. Presiden AS Donald Trump dilaporkan telah menginstruksikan utusan utama pemerintahannya untuk menghentikan pembicaraan dengan Iran pada Selasa (18/8/2026).

        Laporan tersebut mengutip seorang pejabat AS yang menyebut adanya instruksi penghentian pembicaraan antara kedua negara.

        Sehari setelah laporan tersebut, Trump mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “operasi ekonomi yang menghancurkan” terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengatakan situasi dengan Iran “sangat baik”.

        Di tengah ketegangan tersebut, pemerintah Iran menegaskan bahwa proses negosiasi tidak boleh dimaknai sebagai bentuk penyerahan diri. Pezeshkian menyatakan Iran akan tetap mempertahankan kepentingan nasional dalam setiap pembicaraan dengan AS.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: