Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Menguat 0,70% ke 6.450, Didorong oleh Saham Big Caps

        IHSG Menguat 0,70% ke 6.450, Didorong oleh Saham Big Caps Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir perdagangan sesi I, Kamis (27/8/2026). Setelah sempat bergerak fluktuatif di awal perdagangan, IHSG berhasil naik 0,70% ke level 6.450.

        Berdasarkan riset Mirae Asset Sekuritas, penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah saham yang mencatat kenaikan. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) masing-masing menguat 4,2%, sementara CUAN naik 1,9% dan TPIA menguat 1,3%.

        Penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan mayoritas bursa utama Asia yang melemah hingga perdagangan siang. Shanghai menjadi pengecualian dengan mencatat penguatan.

        Di pasar domestik, sebanyak 466 saham menguat, 145 saham melemah, dan 169 saham bergerak stagnan.

        Aktivitas perdagangan sesi I terpantau cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp6,38 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 18,22 miliar saham. Adapun frekuensi transaksi tercatat 1,05 juta kali.

        Baca Juga: IHSG Sempat Tertekan di Pembukaan, Kemudian Naik ke Zona Hijau

        Baca Juga: IHSG Dibayangi Koreksi, Demo dan Sentimen Global Jadi Perhatian Investor

        Baca Juga: Asing Catat Net Sell Rp264,31 Miliar di Tengah Perdagangan Siang, BBRI Paling Banyak Dilepas

        Investor Asing Masih Catat Net Sell

        Di tengah penguatan IHSG, investor asing masih mencatatkan net sell hingga akhir sesi I.

        Berdasarkan data perdagangan, nilai foreign buy mencapai Rp1,67 triliun, sedangkan foreign sell sebesar Rp1,94 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan net foreign sell Rp264,31 miliar.

        Dari sisi pembelian, BRMS menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dengan nilai Rp28,42 miliar. Selanjutnya, TINS mencatat net foreign buy Rp21,18 miliar dan ICBP Rp11,42 miliar.

        Sementara itu, BBRI menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp145,98 miliar. Berikutnya, GOTO mencatat net foreign sell Rp127,57 miliar dan TLKM Rp67,21 miliar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: